logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 12 Oktober 2004 BANYUMAS
Line

Adi Saroso Ditolak sebagai Staf Khusus Bupati

CILACAP-Forum Aspirasi Masyarakat Desa Cilacap menolak pernyataan Bupati yang menyatakan Sekda tak bersalah. Mereka juga menolak pengangkatan mantan sekda Adi Saroso sebagai staf khusus Bupati karena dalam UU Nomor 22 Tahun 1999 beserta revisinya tak ada istilah staf khusus. Karena itu Bupati harus secara terbuka menjelaskan pengangkatan tersebut.

Forum itu menyampaikan dua butir penolakan tersebut ke Suara Merdeka, kemarin. Hal itu berkait dengan pernyataan Bupati bahwa Adi tak bersalah secara administratif dan fisik (SM, 5/10). Apalagi sehari kemudian Bupati mengangkat Adi sebagai staf khusus dengan tunjangan setara pejabat eselon IIA.

Ragil S dari forum itu mengemukakan pernyataan Bupati berlebihan dan kurang beralasan. ''Jika Sekda tak bersalah, mengapa ribuan orang menuntut dia mundur?'' Forum yakin, masyarakat Cilacap merasa tak nyaman dengan kepemimpinan Adi.

Kontraproduktif

Forum menilai pengangkatan mantan sekda itu sebagai staf khusus kontraproduktif. Mereka mempertanyakan dasar dan dalam kapasitas apa pengangkatan staf khusus yang tak dikenal dalam UU itu. Mereka khawatir muncul sekda bayangan yang memperparah kondisi.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Praja Desa Cilacap, Suwardjo, menyatakan tak ada target untuk menjatuhkan Bupati Probo Yulastoro.

''Praja akan tetap loyal selama Bupati bertindak sesuai dengan peraturan. Berita yang menyebut Bupati menjadi target selanjutnya untuk kami jatuhkan adalah upaya adu domba antarkomponen masyarakat." Gerakan Praja untuk mengawal perjalanan roda pemerintahan agar tak melenceng dari peraturan. (P16-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA