logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 11 Oktober 2004 SALA
Line

FPSM Tetap Dukung Mega

KOTA - Meski Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri gagal terpilih menjadi Presiden RI, Forum Pendukung Setia Mega (FPSM) Solo tetap akan memberikan dukungannya.

Forum yang anggotanya didominasi jajaran pengurus DPC PDI-P Surakarta tersebut, akan mendukung sepenuhnya Megawati menjadi Ketua Umum dalam kongres tahun depan.

"Meski kalah dalam pilpres lalu, itu bukan menjadikan kami berpaling muka. Kami tetap setia kepada Mega, khususnya dalam bursa pemilihan Ketua Umum PDI-P dalam kongres tahun depan," kata pelindung FPSM, James August Pattiwael.

Untuk itu, FPSM yang semula dibentuk di tingkat kota pun direspons oleh beberapa kader dan simpatisan. Beberapa anak cabang pun terinspirasi untuk membentuk FPSM tingkat kecamatan. Dalam waktu dekat, FPSM akan segera dideklarasikan di lima kecamatan, yakni Laweyan, Serengan, Pasar Kliwon, Banjarsari, dan Jebres.

"Tentu saja kami sangat menghargai dan berusaha mengoordinasikan aspirasi bawah. Setidaknya, sikap tersebut menunjukkan kader masih menaruh harapan besar terhadap Mega."

Meski demikian, FPSM tidak akan digiring untuk mendukung agenda Kongres Luar Biasa (KLB) PDIP. Sebaliknya, FPSM tetap mendukung jika kongres berjalan normal sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Pada bagian lain, pernyataan keras dari Kwik Kian Gie yang menyatakan "The Gangs of Three" yang terdiri atas Sutjipto, Pramono Anung, dan Gunawan Wirosarojo adalah orang-orang yang paling bertanggung jawab terhadap gagalnya PDIP, mendapat dukungan luas dari kader PDIP. Tak terkecuali di Solo. Bahkan, para kroni dari gang tersebut harus dibersihkan hingga ke tingkat ranting.

"Para pembusuk partai harus dibersihkan hingga ke tingkat ranting. Kalau tidak, PDIP akan semakin terpuruk. Selain mendukung Mega, kami juga mendukung tindakan Kwik Kian Gie untuk melakukan pembersihan para pembusuk partai. Tapi, tentu saja harus melalui mekanisme partai," ujar Wakil Ketua FPDI-P DPRD tersebut.

Dukungan yang diberikan kepada Kwik, tidak lain karena tindakan tokoh reformis itu cukup berani dan tegas dalam menyampaikan statemennya tentang pembusuk partai. Bahkan tidak hanya itu, FPSM juga mendukung pembersihan kroni-kroni dari ketiga orang tersebut. "Kroni-kroni atau antek yang ada di DPP, DPD, DPC, PAC, maupun di tingkat ranting harus dibersihkan."

Ditanya tentang kemungkinan ada kroni "The Gangs of Three" di DPC PDI-P Solo, James menolak memberikan keterangan lebih lanjut. Dia hanya mengatakan, jika di DPC sampai ada kroni, maka akan dibersihkan dalam Konferensi Cabang (Konfercab). Begitu pula dengan pengurus di DPP, DPD, dan tingkat pengurus lainnya.

"Yang jelas, FPSM hanya satu komando, yakni Mega," tambah James.

Disinggung tentang ada tidaknya gerakan serupa di daerah lain eks-Karesiden Surakarta? James mengatakan, gerakan-gerakan serupa FPSM pasti ada. Namun, nama-nama gerakan itu tidak harus sama, asalkan tetap mendukung Megawati.

Untuk Solo sendiri, ditambahkan James, deklarasi FPSM di tingkat kecamatan, akan diikuti dengan deklarasi-deklarasi serupa dari elemen partai yang lain.(G13-17a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA