| Senin, 11 Oktober 2004 | OLAHRAGA |
Belanda dan Portugal Dibuat RepotLONDON - Tiga tim raksasa Eropa, Prancis, Belanda dan Portugal harus puas dengan hasil imbang pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa yang dimainkan Minggu dini hari WIB kemarin. Pada Grup IV, juara dunia 1998 Prancis ditahan tamunya, Irlandia 0-0. Di Grup III, runner-up Euro 2004 Portugal mendapat hasil memalukan ketika mereka dipaksa bermain seri 2-2 oleh tim pupuk bawang Liechtenstein. Portugal unggul 2-0 pada babak pertama berkat gol Pedro Pauleta pada menit ke-23 dan bunuh diri Daniel Hasler (39). Namun Liechtenstein menolak pasrah melawan tamunya yang bertabur bintang dan memperkecil ketinggalan tiga menit usai turun minum melalui Franz Burgmeier. Thomas Beck kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-76. Hasil ini memberi negara kecil itu poin pertama dalam babak kualifikasi. Tambahan satu angka membuat Portugal tertinggal tiga poin di bawah pimpinan klasemen Slovakia. Di kandang sendiri, Slovakia mengalahkan Latvia 4-1. Hasil mengecewakan juga menimpa Tim Oranye Belanda di Grup I. Pasukan Marco van Basten hanya mampu menambah satu poin tatkala ditahan tuan rumah Makedonia 2-2. Masih di grup yang sama, Republik Ceko bangkit dengan menjinakkan Rumania 1-0. Di tempat terpisah, tuan rumah Finlandia menaklukkan Armenia 3-1. Domenech Puas Di Paris, Pelatih Prancis Raymond Domenech tetap puas kendati timnya ditahan Irlandia tanpa gol. Irlandia tampil penuh semangat dengan dukungan sekitar 25.000 suporter. Ini pertemuan pertama kedua negara dalam 15 tahun. ''Kami memperlihatkan kemajuan yang menggembirakan. Sayang, kami tak mampu mencetak gol,'' ujar Domenech. Kedua tim terlibat dalam adu fisik selama dua kali 45 menit. Irlandia bermain dengan gairah untuk memforsir kemenangan. "Kami datang ke sini untuk berdisiplin dan bertahan ketika kami harus lakukan itu," tutur kapten Irlandia Kenny Cunningham. "Kami juga menguasai pertandingan dan kami memiliki peluang untuk mencetak gol. Saya pikir kami menunjukkan imajinasi yang tinggi di lini depan." Di Skopje, Belanda unggul dahulu lewat bek tengah Wilfred Bouma pada menit ke-43, sebelum Goran Pandev menyamakan kedudukan pada penghujung babak pertama. Dirk Kuijt kemudian memulihkan keunggulan pada menit ke-66, tetapi Aco Stojkov menyelamatkan satu angka bagi pasukan tuan rumah empat menit kemudian. Di Santander, Spanyol mampu menghindari kemunduran yang sama ketika dua gol dalam empat menit pada babak kedua dari Alberto Luque dan Raul Gonzalez sudah cukup membawa mereka untuk mengalahkan Belgia di Grup VII. Belgia mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain selepas Eric Deflandre dan Bart Goor diganjar kartu merah. (rtr,A7-59) |