logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 11 Oktober 2004 OLAHRAGA
Line

Persik Kediri Perbaiki Posisi

KEDIRI - Semen Padang menganggap wasit Suginal HS dan dua asistennya sebagai penyebab kekalahan 0-2 mereka dari tuan rumah Persik Kediri dalam pertandingan Liga Indonesia Bank Mandiri X di Stadion Brawijaya, Kediri, Minggu (10/10) petang. Manajer Semen Padang, Heryandi Djahir menilai kepemimpinan wasit sangat jelek.

''Saya rasa, ini pertandingan paling parah," kata Heryandi usai pertandingan. Dia menambahkan, setiap pemain Persik bermain kasar, baik wasit maupun dua asisten Usep Deni dan Kartiko, sama sekali tidak bereaksi. Tetapi jika pemain Semen Padang menjatuhkan lawan, wasit langsung meniupkan peluitnya dan memberikan hadiah tendangan bebas.

"Kok bisa begitu ya pertandingan ini. Saya sendiri heran karena bukan lagi sering dikerjai, tetapi hampir setiap bola dikuasai pemain kami, wasit selalu menyatakan pelanggaran," ujar Heryandi.

Suginal mengeluarkan satu kartu kuning untuk pemain tengah Semen Padang, Patricio Ivan pada menit ke-71 setelah menyikut pemain tengah Persik, Suswanto.

Heryandi mengatakan, timnya yang dimotori Antonio Claudio tampil taktis. Bahkan pada babak pertama dua ujung tombak Nico Susanto dan Stephen Menoh, berkali-kali mengancam gawang Persik yang dikawal Wahyudi. Pada menit 12, Persik nyaris kebobolan setelah bola yang berada pada tangkapan Wahyudi tiba-tiba lepas. Beruntung bola sambaran Menoh yang sudah mengarah ke gawang terkena badan salah seorang pemain Persik.

Namun Persik juga bermain bagus, kendati sering berlaku kasar. Manajer Persik, Iwan Budianto mengaku puas atas kemenangan timnya tersebut. "Dengan kemenangan ini kami bisa memperbaiki posisi," ujarnya. Persik kini mengemas 39 poin, naik dari peringkat 13 klasemen sementara ke posisi 11.

Berkat kemenangan tersebut, seluruh pemain inti Persik masing-masing akan menerima bonus sebesar Rp 2,5 juta dari Ketua Umum HA Maschut. Hanya, meski tetap mengucurkan bonus, Maschut mengaku kurang puas terhadap kinerja timnya. Menurut dia, para pemain dinilainya tak bersemangat seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya. Dalam pertandingan tersebut, dua gol Persik diciptakan oleh Suswanto menit ke-14 dan Musikan menit 43.

Gol pertama Persik lahir dari tendangan spekulasi Suswanto dari luar kotak penalti. Tendangan lengkung kaki kiri mantan kapten tim PON Jatim pada menit 14 tersebut gagal dihalau kiper Semen Padang, Samosir Tamani, sehingga kedudukan 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Sedangkan gol kedua Persik dilesakkan Musikan pada menit 43 setelah memanfaatkan bola yang gagal ditangkap Samosir.

Gol tersebut berawal dari umpan panjang Ekene Michael Ikenwa yang disambut dengan tendangan first time Juan Carlos Tapia.

Namun bola tersebut lepas dari pelukan kiper dan langsung disambar Musikan sehingga bergetarlah gawang Samosir untuk yang kedua kalinya. (ant-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA