logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 11 Oktober 2004 BANYUMAS
Line

Fran Kecewa atas Kinerja PAC PDI-P

CILACAP - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI-P) Kabupaten Cilacap akan segera mengevaluasi kekalahan Mega-Hasyim di kabupaten ini. Hasil evaluasi akan ditindaklanjuti dengan pembenahan di dalam tubuh PDI-P.

''Saya sangat kecewa atas hasil pemilihan presiden. Evaluasi mutlak perlu untuk mengetahui penyebab kekalahan,'' kata Ketua DPC PDI-P Fran Lukman di hadapan fungsionaris PAC PDI-P sekabupaten, beberapa waktu lalu.

Fran menyatakan tak habis pikir mengapa Mega-Hasyim kalah di Cilacap. Padahal, di atas kertas mereka akan dengan mudah merebut lebih dari 50% suara.

''Cilacap sejak dulu dikenal sebagai kandang banteng. Suara PDI-P di sini lebih dari 900.000. Namun ternyata kita kalah,'' ujar Fran.

Macet

Dia mengemukakan dibandingkan dengan daerah lain, PDI-P Cilacap memiliki sistem organisasi dan jaringan lebih solid. Dari tingkat cabang sampai ranting relatif lebih baik daripada di daerah lain.

''Namun kita kalah. Sementara di Banyumas yang PDI-P-nya ribut terus karena konflik internal, Mega-Hasyim unggul. Ini mengherankan,'' katanya.

Dia menyatakan kecewa atas kinerja sejumlah pengurus anak cabang. Beberapa pengurus anak cabang saat pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden tidak memenuhi instruksi pemimpin DPC PDI-P Cilacap. ''Ketidakpatuhan itu memperlihatkan mesin politik PDI-P macet. Pantas kita kalah.''

Bahkan, kata dia, pada pemilihan presiden ada kabar pengurus PAC PDI-P masuk tim sukses SBY-Kalla. Jika dalam evaluasi nanti ditemukan penyimpangan semacam itu personel yang bersalah akan ditarik dari kepengurusan anak cabang atau ranting. Jadi PDI-P Cilacap tak merugi lebih jauh. (G21-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA