logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 08 Oktober 2004 MURIA
Line

Disurvei HIV/AIDS, Lokalisasi Sepi

BLORA - Berbeda dari pelaksanaan survei HIV/AIDS di LP Blora, dalam kegiatan serupa di lokalisasi PSK, jajaran Dinas Kesehatan (dinkes) ternyata hanya sedikit menemui PSK.

''Saat pegambilan darah di lokasi PSK Kampungbaru, Jepon, tim kami hanya berhasil mengambil 19 sampel darah PSK. Tidak tahu penyebabnya apa, yang jelas jumlah PSK pada hari-hari biasa lebih dari itu, bahkan mungkin sampai dua kali. Namun saat kami survei tiba-tiba tinggal sedikit,'' ungkap Plt Kasubdin Pemeliharaan Kesehatan (Harkes) Masyarakat DKK, dr Henny Indrayanti melalui Kasi Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Lilik Hernanto SKM MKes, kemarin.

Dia mengemukakan, saat akan mengambil sampel darah lokalisasi Belik di Desa Temurejo, Kecamatan Blora Kota, tim tak satupun menemui PSK. ''Tidak tahu, apa mungkin karena sebelumnya kami melayangkan surat pemberitahuan ya? Namun surat pemberitahuan itu harus kami lakukan karena memang prosedurnya demikian,'' jelas Lilik.

Kosong

Sementara itu, saat menyurvei lokalisasi Nglebok, Cepu, tim dari DKK Blora berhasil mengambil sampel darah 65 PSK, meski sebenarnya penghuni di lokalisasi ini juga banyak.

Yang cukup memprihatinkan, saat tim Dinkes datang di lokalisasi Belik ternyata tidak menemui satu pun PSK. Rumah-rumah di lokalisasi itu kosong. Padahal, sekitar enam bulan lalu, saat tim Dinkes datang untuk membagi kondom gratis, puluhan PSK berada di lokalisasi itu.

Dengan demikian, jumlah PSK yang berhasil diambil sampel darahnya dalam suvei HIV/AIDS kemarin, hanya 84 orang. Sehari sebelumnya tim Dinkes berhasil mengambil sampel darah 98 orang yang menjadi narapidana di LP Blora. Karena itu dalam suvei pada 2004 ini hanya 182 orang diambil sampel darahnya.

Jumlah itu, menurut Lilik, memang belum memenuhi target, yakni 200 orang. Meski demikian jika dibanding tahun lalu, jumlah itu sudah meningkat sebab tahun lalu sampel darah yang berhasil diambil hanya dari 90 orang.

Lilik menyatakan, sampel darah yang sudah diambil itu akan diteliti di laboratorium Semarang. ''Sekitar dua minggu lagi hasilnya baru diketahui,'' jelasnya.

Apakah ada yang terjangkit virus HIV? Dia menyatakan belum tahu sebelum hasil dari Semarang turun. Namun untuk tahun lalu, hasil survei menemukan 12 PSK positif terjangkit HIV. (ud-90i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA