| Rabu, 06 Oktober 2004 | SEMARANG |
Kompor Meledak, Rumah Janda TerbakarSALATIGA - Diduga akibat kompor minyak tanah meledak, rumah janda Ny Sri Mulih (75), warga Nanggulan RT 5 RW 9 Kelurahan Kutowinangun, Tingkir, Salatiga, kemarin ludes terbakar. Peristiwa itu tak menimbulkan korban jiwa. Kerugikan material diperkirakan puluhan juta rupiah. Lokasi kebakaran sekitar 500 meter di timur RS DKT Salatiga. Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30. Warga menyaksikan api berasal dari bagian belakang rumah Sri Mulih. Namun, saat itu kobaran api sudah besar. Melihat api yang sudah membesar tersebut, warga berusaha menyelamatkan korban yang telah berusia lanjut dengan memapahnya ke luar rumah. Sejumlah barang-barang berharga dan perabotan milik korban juga diselamatkan warga. Sejumlah warga yang lain berusaha memadamkan api. Warga sempat khawatir kebakaran akan menjalar ke rumah tetangga yang rumahnya saling berimpitan tersebut. Para tetangga korban juga membawa keluar barang-barang sendiri ke lokasi yang aman. Melihat api dipadamkan warga, seorang warga segera melaporkan kebakaran itu kepada Unit Pemadam Kebakaran (UPK) DPU Pemkot Salatiga. Sekitar setengah jam kemudian, mobil pemadam Pemkot Salatiga tiba di lokasi membantu memadamkan api yang semakin membesar. Upaya pemadaman yang dilakukan UPK itu dibantu oleh beberapa warga dengan menyiramkan semprotan air melalui rumah tetangga Sri Mulih. Kobaran api tidak sampai menjalar ke rumah tetangga korban. Api bisa dipadamkan sekitar pukul 17.30 atau sekitar sejam setelah api berkobar. Setelah api padam, Kaur Binops Reskrim Polres Salatiga Ipda Andis AT Arifin yang berada di lokasi kebakaran langsung memimpin penyelidikan bersama anggotanya. "Kami masih mengumpulkan data penyebab kebakaran. Dugaan sementara, kebakaran akibat kompor minyak milik korban meledak," ujarnya. (H2-91e) |