logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 30 September 2004 SEMARANG
Line

RUTRK Semarang Perlu Diubah

BALAI KOTA- Seiring dengan makin sempit kawasan Kota Semarang bagian bawah untuk pengembangan permukiman, perlu dipikirkan pengembangan wilayah ke bagian atas. Pemikiran itu berupa membuat aturan yang tidak membatasi kecenderungan pengembangan pembangunan ke kawasan atas.

Demikian keterangan Wali Kota Sukawi Sutarip menanggapi problem pengembangan wilayah Semarang ke depan, kemarin, di Balai Kota.

Kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang, dia meminta segera diajukan usulan revisi perubahan Rencana Umum Tata Ruang Kota (RUTRK). ''Memang di kawasan atas ada pembatasan tinggi bangunan karena terkait dengan kawasan landing dan take off pesawat udara di Bandara Internasional A Yani. Tetapi di luar daerah larangan dapat segera dikembangkan,'' tutur dia.

Menurutnya, pengembangan wilayah ke atas masih terbuka dengan areal yang luas. Itu berbeda dari wilayah bawah yang pengembangannya tak bisa menyamping karena terbatas lahan.

Pengembangan kawasan ke atas berupa pembangunan gedung-gedung bertingkat juga sulit karena sangat dibatasi dengan aturan kawasan khusus operasional penerbangan (KKOP).

''Sekarang lebih baik semua stakeholder mulai berpikir mengembangkan daerah atas. Saya minta Bappeda mengubah RUTK dengan mengusulkan ke DPRD. Saya sebagai wali kota mendukungnya,'' ungkap dia.

Dia menjelaskan, Kota Semarang terdiri atas kawasan atas dan bawah. Problem kawasan Kota Semarang sangat khas, berbeda dari Surabaya dan Jakarta. Jarak dua kawasan itu terlalu dekat sehingga setiap kali terjadi banjir, lumpur selalu terbawa.

Problem lain, lanjutnya, kawasan Semarang bagian bawah yang setiap tahun selalu mengalami penurunan permukaan tanah perlu menjadi pertimbangan untuk pengembangan wilayah itu.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Bappeda Kota Semarang Ir M Farhan menambahkan, perubahan RTURK untuk mengakomodasi pengembangan Semarang ke bagian atas pada prinsipnya bisa-bisa saja. (G17,H1-89)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA