| Kamis, 30 September 2004 | KEDU & DIY |
Banyak Setrum HilangPURWOREJO - Purworejo dan Kutoarjo dinyatakan sebagai daerah yang tingkat hilang setrum listrik PLN-nya paling tinggi dibandingkan dengan daerah lain. Predikat losses (hilangnya setrum) yang tertinggi di dua daerah itu terutama akibat faktor nonteknis. Asisten Manajer PT PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Magelang Wawan Gunawan ST mengemukakan hal itu ketika ditemui di Kantor PT PLN Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Purworejo, Rabu (29/9) kemarin. Menurut penuturan Wawan, hilangnya setrum listrik karena faktor teknis dan nonteknis. Faktor teknis, akibat gangguan teknis/alami PLN seperti hilangnya setrum di kabel. Sementara itu, faktor nonteknis lebih cenderung ke masalah administrasi, misalnya lantaran pencurian aliran listrik sehingga daya listrik digunakan tetapi tidak masuk administrasi. ''Akan tetapi saya tidak menuduh, di dua kota itu banyak terjadi pencurian listrik,'' tandans Wawan. Wawan yang didampingi Manajer PT PLN UPJ Purworejo Sumariyo dan UPJ Kutoarjo Budi Susanto lebih lanjut mengungkapkan, untuk mengetahui losses setrum bisa dilihat dari selisih daya terpasang dan daya tersambung. Daya tersambung merupakan jumlah aliran listrik yang disambungkan ke pelanggan. Sementara itu, daya terpasang merupakan cadangan setrum yang berjumlah dua kali lipat dari daya tersambung. Daya Tersambung Dalam hal ini, daya tersambung di PLN UPJ Purworejo 48.454 KVA terbagi ke 74.500 pelanggan. Sementara itu, daya tersambung di PLN UPJ Kutoarjo 36.719 KVA yang tersebar ke 63.956 pelanggan. Losses karena teknis di dua kota itu 6%-7%. Sementara itu, dalam rangka Hari Listrik Nasional Ke-59 di kantor PLN UPJ Purworejo dilakukan donor darah, Rabu kemarin. Dari target 150 pendonor, pada pukul 12.40 sudah terselesaikan. Tepatnya dari 164 calon pendonor, 14 orang di antaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat. Kepala Markas PMI Cabang Purworejo Retno Djiwanti menyatakan hasil donor darah dari PLN tidak langsung disalurkan ke warga yang membutuhkan. Sebab, terlebih dulu akan diuji saring apakah terbebas dari penyakit menular. Selama beberapa hari ini akan diperiksa apakah ada kandungan virus HIV, malaria, sipilis, Hepatitis B, dan Hepatitis C. ''Jika ada darah yang positif mengandung lima jenis penyakit menular itu, ya akan kami afkir,'' tandasnya. (yon-76j) |