logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 30 September 2004 EKONOMI
Line

Harga Minyak Dunia Bayangi Saham dan Rupiah

JAKARTA-Harga minyak dunia yang mencapai 50,47 dolar AS per barel membayangi perdagangan saham dan kurs rupiah atas dolar AS.

Rupiah di pasar spot antarbank Jakarta kemarin ditutup menguat tipis di posisi Rp 9.160/dolar AS, sedangkan sehari sebelumnya Rp 9.185/dolar AS. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) naik tipis 0,765 poin menjadi 812,892.

Selain harga minyak, indeks tertekan karena sentimen positif di dalam negeri yang minim setelah euforia pemilu dianggap usai.

Kondisi itulah yang menyebabkan perdagangan saham kemarin berlangsung sepi. Hanya ada 9.268 kali transaksi dan perpindahan saham sebanyak 1.741.596 lot senilai Rp 435,561 miliar.

Akibat harga minyak dunia yang melambung hampir semua mata uang regional merosot dibandingkan dengan dolar AS.

''Diperkirakan karena ada permintaan dolar AS yang berlebih untuk menutup kebutuhan impor, termasuk impor minyak. Indonesia adalah pengimpor minyak terbesar di ASEAN meskipun juga menghasilkan minyak,'' kata Angger P Juwono, senior advisor Watson Wyatt, kemarin.

Menurut dia, jika harga minyak terus melambung maka akan menyebabkan kenaikan risiko dolar AS terhadap rupiah dan mata uang regional lainnya.

Karena itu, kata dia, patokan rupiah yang diperkirakan oleh Bank Indonesia (BI) berkisar antara Rp 8.300 dan Rp 8.700 per dolar AS tidak mudah direalisasi.

Sementara itu Fitri Murniawati, analis BNI Securities menyebutkan euforia pemilu telah berakhir dan saat ini pasar cenderung melakukan aksi ambil untung karena semua berjalan sesuai dengan ekspektasi pasar.

Faktor lain yang turut menjadi penyebab penurunan IHSG, lanjut dia, adalah kenaikan harga minyak dunia yang membuat pasar global turut mengalami dampak negatif.

''Bursa-bursa lain turut turun karena harga minyak. Kita pun sudah tidak punya faktor domestik yang bisa membuat indeks terangkat naik,'' ujarnya. (wa-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA