logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 27 September 2004 SEMARANG
Line

Panas Dalam, Minum Saja Es Liang Tea

APA yang Anda inginkan pada hari terik? Tentu saja sesuatu yang menyegarkan. Es, tentu menjadi salah satu pilihan. Banyak ragam es yang bisa Anda dinikmati untuk mengenyahkan rasa dahaga yang mendera. Namun demikian, dari beragam jenis es yang tersedia di warung-warung, pedagang asongan, hingga restoran ternama, kebanyakan hanya menghilangkan haus semata-mata.

Kalau mau es yang punya fungsi lebih dari itu, cari saja Pak Kerpo (57). Sorongkan uang Rp 1.000, dan sebungkus es liang tea dapat Anda nikmati segera. Es liang tea memang lain dari sekadar es biasa. ''Es ini bisa menghilangkan panas dalam, dan tidak ada efek sampingnya lo,'' kata Pak Kerpo merayu pembeli.

Sebagaimana namanya, liang tea adalah sejenis teh yang dibuat dari bahan-bahan, bunga matahari, akar alang-alang, serta sejenis ramuan Tiongkok yang acap disebut dengan ''liang jae''. Dengan komposisi bahan semacam itu, sangat bisa diterima logika, ucapan Pak Kerpo di atas.

Meski sejenis jamu, jangan bayangkan rasa es liang tea pahit atau masam. Memang ada aroma khas yang serupa jejamuan Cina, namun rasanya tetaplah manis dan menyegarkan. Warnanya pun tak beda dengan air teh umumnya, hanya sedikit lebih gelap. Tak heran jika selain orang dewasa, es itu juga digemari anak-anak. ''Sehari-hari saya jualan di depan SD Santoyusup, Mbangkong. Banyak murid di sekolah itu yang menjadi langganan saya.''

Es liang tea aslinya berasal dari Medan. Pak Kerpo mulai berjualan es itu setahun lalu. Dia mendapat resep dari kawan putranya, Gagak Pranowo.

Seperti Becak

Gerobak es liang tea didesain seperti becak, beroda tiga lengkap dengan sadel dan kemudinya. Setiap gerobak dilengkapi dua termos, sebuah untuk wadah air liang tea, satunya lagi untuk menyimpan batu es. Pada gerobak Pak Kerpo, tertulis besar-besar: ''Minuman Segar, Es Liang Tea 99''.

Laiknya sebuah produk komersial, Kerpo memberi brand es buatannya itu ''Es Liang Tea 99''.

Memang, selain ''Es Liang Tea 99'' di Kampung Pederesan juga terdapat pedagang lain yang menggunakan merek masing-masing, di antaranya ''Es Liang Tea 57'' dan ''Es Liang Tea 77''. Jika dijumlah gerobak es liang tea di kampung itu ada 13 buah.

Meski demikian, upaya Kerpo memopulerkan es berkhasiat obat itu tak pernah surut. Dia bersama penjual es liang tea lain tetap akan berkeliling dari kampung ke kampung, mengayuh gerobaknya, sembari berteriak: ''Es liang tea, bisa menghilangkan panas dalam!'' (Rukardi-64)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA