logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 September 2004 SALA
Line

Pencuri Motor Ditangkap

KLATEN - Satuan Reskrim Polres Klaten menangkap tiga pencuri motor yang selama ini meresahkan masyarakat. ''Kami menangkap tiga tersangka di tiga lokasi berbeda,'' kata Kasat Reskrim, AKP Azis Andriansyah, kemarin. Ketiga tersangka masing-masing Bambang Prasetyo alias Antok (28) dan Elie Ngapdul Suyudi (25), keduanya warga Desa Kwarasan, Kecamatan Juwiring, Klaten, serta Subadi alias Badi (28) warga Dukuh Jetis, Desa Bulurejo, Juwiring.

Kasat Reskrim menambahkan, tersangka Antok ditangkap di Jakarta. Sedangkan Subadi ditangkap di rumah mertuanya di Magetan, Jatim, dan Suyudi ditangkap aparat di Yogyakarta. Ketiganya mengaku pernah melakukan pencurian di Klaten. ''Kami mengamankan enam unit sepeda motor, di antaranya Honda Supra dan Honda Grand. Kami juga telah mengamankan kunci T dan sebuah linggis untuk mencugil pintu,'' tegasnya.

Menurut Azis, kawanan yang ditangkap tersebut termasuk sindikat kelas kakap yang mempunyai anggota cukup banyak.

Mereka mudah berganti pasangan. Para tersangka termasuk pelaku pencurian motor di pinggir sawah. ''Kelompok tersebut sering melakukan pencurian dengan pemberatan di rumah-rumah warga, atau mencuri sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan di lokasi persawahan saat pemiliknya asyik kerja di sawah,'' ujar Azis.

Ketiga tersangka mengaku sudah melakukan pencurian sepeda motor di 16 lokasi di Klaten. Sebagian pelaku belum berhasil ditangkap, bahkan diperkirakan sudah melarikan diri keluar daerah.

Di hadapan petugas, para tersangka mengaku melakukan pencurian motor di 16 tempat kejadian, di antaranya Wonosari, Juwiring, Cawas, dan Polanharjo. Antok mengaku mencuri karena harus menanggung uang cicilan kredit motor di sebuah dealer.

Sebelum melakukan aksinya, kawanan tersebut menetapkan rencana matang. Mereka melakukan survei lokasi yang akan menjadi sasaran, termasuk mengatur strategi dan modus yang akan digunakan.

Tapi khusus untuk mencuri motor di pinggir sawah, mereka tak perlu rencana khusus sebab mencuri di lokasi seperti itu sangat mudah. Mereka hanyamempertimbangkan cara kabur bila secara tidak sengaja diketahui massa. (F5-49)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA