| Sabtu, 11 September 2004 | OLAHRAGA |
PSSI bagai Anak Ayam Tanpa KepalaJAKARTA- Dalam salah satu butir kesimpulan akhir mengenai pelaksanaan program Vision Asia untuk Indonesia, Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) menyebutkan PSSI ibarat "anak ayam tanpa kepala". Organisasi ini mengalami krisis kepemimpinan, terutama sejak Ketua Umum Ir Nurdin Halid jadi tersangka dalam kasus impor gula ilegal. Salah satu jalan keluar dari krisis kepemimpinan itu tidak lain melakukan reformasi kepengurusan. Misalnya pergantian ketua umum melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Statemen yang mengejutkan ini merupakan salah satu butir resume akhir AFC, yang ditegaskan sendiri oleh Sekjen AFC Datuk Peter Velappan di Hotel Hilton Jakarta, kemarin. Velappan juga mengungkapkan rencana AFC untuk menarik kembali pencalonan Indonesia sebagai salah satu tuan rumah penyisihan grup pada putaran-final Piala Asia 2007. Berkaitan dengan itu, AFC memberi deadline kepada PSSI untuk menyelesaikan krisis kepemimpinan tersebut hingga Desember 2004. "Jika tak mampu, pencalonan Indonesia sebagai salah satu dari empat negara tuan rumah penyisihan grup putaran-final Piala Asia 2007 akan ditarik," kata dia. Selain Indonesia, tiga tuan rumah yang lainnya adalah Vietnam, Thailand, dan Malaysia. Rangkaian statemen mengenai krisis kepemimpinan (leadership crisis) itu ditempatkan pada urutan kedua dari butir-butir kesimpulan Tim Vision Asia AFC,s ebagai persyaratan bisa tidaknya program tersebut berjalan dengan baik. Reformasi Hal itu sekaligus sebagai penekanan mengenai betapa penting gerak reformasi di tubuh PSSI, kalau induk sepakbola di Tanah Air itu ingin serius menjalankan program Vision Asia yang bisa menjadi parameter bagi pengembangan prestasi ke masa depan. Pernyataan mengenai krisis kepemimpinan dalam resume akhir AFC dari pelaksanaan program Vision Asia tersebut tentu saja menyengat jajaran pengurus harian PSSI. Sekjen PSSI Nugraha Besoes bahkan sampai menggelar jumpa pers tersendiri untuk mengklarifikasi pernyataan Peter Velappan tersebut. (wgm-48) |