| Sabtu, 11 September 2004 | OLAHRAGA |
Tepat, Persiku Ditangani TamzilKUDUS - Penasihat Persiku Kudus, H Moh As'ad, menilai tepat desakan fans agar Persiku dipimpin Bupati Ir HM Tamzil. "Sekarang waktunya Pak Tamzil terjun langsung menangani Persiku, setelah sekian lama tertunda. Itu tidak berarti Ketua Umum Drs Isdarmadi gagal membawa misi Persiku. Buktinya Persiku masih bercokol di Divisi II Nasional," tegas As'ad di ruang kerjanya, kemarin. As'ad yang juga Pengurus PSSI lebih jauh menyatakan, sebenarnya setelah dia mundur dari jabatan ketua umum, jabatan tersebut diharapkan diisi oleh Ir HM Tamzil. "Waktu itu Pak Tamzil, menyatakan sementara biar dipegang Pak Isdarmadi dulu yang menjabat sebagai ketua pelaksana, sehingga Pak Is akhirnya dipilih sebagai ketua umum. Saya tidak boleh merangkap jabatan, karena terpilih menjadi salah seorang pengurus PSSI," tuturnya. Rasional Dikatakan, kalau usai putaran Kompetisi Divisi II Nasional kemudian ada wacana ingin menampilkan Bupati Tamzil menangani Persiku, dianggapnya wajar dan rasional. Mengapa demikian? As'ad memberikan gambaran untuk ke depan, bila Persiku mempunyai target ke Divisi I, dibutuhkan pengelolaan yang profesional, kepemimpinan yang punya power dan dana yang tidak sedikit. "Siapa yang bisa menyediakan dan sekitar Rp 2,5 miliar untuk menyiapkan tim Persiku? Tolong carikan figur yang memiliki dedikasi ke sana. Saya pikir figur tepat ya Pak Tamzil yang sekarang menjadi Bupati Kudus," tandasnya sambil menambahkan, tentu saja masuknya Tamzil ke Persiku harus sesuai mekanisme organisasi. Bupati sendiri dikatakan sudah menyatakan kesanggupannya bila dipercaya menangani Persiku. "Kalau sudah ada kesediaan mengapa tidak dimanfaatkan. Bagi saya ini kesempatan emas, sekarang atau tidak sama sekali," tegasnya. Tamzil sendiri bagi dia tidak asing, karena sewaktu menjabat di Pemkab Kudus sudah terlibat dalam kepengurusan Persiku. "Dia memang hobi bola," tambahnya. Kalau ada kekhawatiran sebagai Bupati tidak ada waktu, As'ad menyatakan banyak contoh bupati yang dipercaya menjadi ketua umum. "Lihat saja PSIS, Persijap, PSIR, Persipur dan masih banyak lagi bupati yang ngurusi bola, nyatanya berjalan dengan baik. Bahkan banyak yang cukup berprestasi," ujarnya. Sementara itu dalam pertemuan dengan wartawan beberapa waktu lalu, Tamzil menegaskan kembali kalau dia siap memimpin Persiku asal masuknya ke Persiku sesuai dengan mekanisme organisasi. (P7-48) |