logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 11 September 2004 KEDU & DIY
Line

Sisa Kebakaran Dilarung ke Sungai Serayu

WONOSOBO - Pagi kemarin warga Kebondalem, Kecamatan Mojotengah, Wonosobo bergotong royong menyingkirkan puing-puing rumah Tafsir (55) yang terbakar pada Kamis (9/9) petang. Setelah dikumpulkan, kayu dan pecahan kaca dari sisa kebakaran dibawa ke Sungai Serayu yang terletak 100 meter dari tempat kejadian.

Benda-benda itu dilarung. Menurut H Mashuri, tetangga korban, sisa kebakaran itu dibuang ke sungai karena tidak ada lokasi lain yang memungkinkan untuk menampungnya.

Kebakaran yang menghabiskan rumah Tafsir itu terjadi pada Kamis sekitar pukul 19.00 WIB saat pemiliknya sedang ke luar rumah. Tafsir dan istrinya mengunjungi adiknya yang juga tinggal di Kebondalem, sementara Ahmad (18), salah satu anak korban yang masih tinggal bersama orang tuanya bertandang ke rumah temannya.

Tafsir meninggalkan rumah pada jam 18.30. Belum berselang setengah jam, menantunya Latifah (30) yang tinggal di rumah sebelahnya mendengar gemeretak suara api memakan kayu. Saat ia ke luar, api tengah memangsa bagian dapur rumah mertuanya.

Beberapa tetangga yang mengetahui kebakaran itu, segera berusaha melakukan apa pun untuk menyelamatkan harta benda. Dengan mendobrak pintu depan yang terkunci, Slamet ketua RT bersama beberapa warga berhasil menyelamatkan satu set meja kursi yang berada di ruang tamu. Khawatir akan merembet ke rumah tetangganya, rumah Tafsir yang sudah setengah bangunannya terselimuti api, dirobohkan warga. Dalam waktu tidak lebih dari setengah jam, api melalap semua benda di rumah itu termasuk dua ekor kambing dan beberapa ekor ayam.

Aparat kepolisian dari Polsek Mojotengah yang datang ke lokasi kejadian menemukan uang Rp 900.000 yang terselip di dalam Alquran yang tidak ikut terbakar. Sementara, uang sebesar Rp 3,5 juta yang tersimpan di lemari ditemukan telah menjadi abu.

Diduga kebakaran itu disebabkan api yang berasal dari tungku. Saat ini Tafsir, istri dan anaknya tinggal di rumah Yusuf, anak tertua Tafsir. Dalam kedukaannya, Tafsir masih bisa merasa sedikit lega. Camat Mojotengah, Ismaini Harto yang datang sekitar jam 21.30 pada malam kejadian, memberikan sebuah rumahnya yang terletak di Kecamatan Kaliwiro kepada Tafsir. (tw-85r)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA