| Sabtu, 11 September 2004 | BUDAYA |
Hantu Berseragam Abu-AbuSETELAH sukses dengan film Kafir; Tidak di Terima Bumi, The Soul, dan Sumanto; Kanibal, Starvision kembali memproduksi sebuah film horor remaja. Tidak berbeda jauh dengan streotype tema film garapannya sebelumnya, Ir Chand Parwes Servia Shanker selaku produser pun masih mengangkat genre horor misteri. Produksi terbarunya Ada Hantu di Sekolah arahan sutradara Koya Pagayo. Film yang dibuat berdasarkan skenario karya Ery Sofid itu sempat ditengarai mirip film horor Haunted Office; Nine Suicides in Three Ghost Stories produksi Gennet International Film, Hong Kong. Yang membedakan mungkin settingnya. Dalam Haunted Office, para setan menghantui bahkan merasuki orang-orang yang bekerja di sebuah kantor, sebelum akhirnya mengakiri hidupnya satu per satu. Sedangkan dalam Ada Hantu di Sekolah, para hantu menemui atau bahkan merasuki siswa-siswi sebuah SMA. Nah, meski sama-sama dihantuinya, baik Haunted Office dan Ada Hantu di Sekolah tentu saja mempunyai tingkat dan teknis kengerian yang berbeda. Dalam Ada Hantu di Sekolah dikisahkan Tasya (Stepanie Pascalia), Monika (Wichita), Arya (Raffi Ahmad), Ardan (William Alvin), Upi (Tiza Radia) dan Rafael (Arie K Untung) bersahabat sejak SMP. Setelah lulus secara kebetulan mereka sama-sama masuk di sekolah favorit yang sama; SMU Tunas Bangsa. Di sekolah favorit inilah segala petualangan yang tidak terduga menghadang mereka. Bermula dari Tasya yang tertidur di kelas dan bermimpi buruk. Namun, dalam kengerian itu ia terbangun karena kehadiran Bu Ingrid, guru yang ditakuti para muridnya. Karena tertidur di kelas, Tasya harus menjalani hukuman membereskan buku-buku di perpustakan. Dia ditemani sobatnya yang setia. Ketika sedang berbenah tiba-tiba lantai perpustakaan yang sudah retak menjadi terbuka dan muncul sosok murid perempuan yang membentak mereka. Menurut Tasya wajah perempuan berseragam SMU yang muncul dari lantai perpustakaan itu sama persis dengan yang hadir dalam mimpinya. Hantu berseragam abu-abu itu selalu mengikuti Tasya dan kawan-kawan, baik di sekolah maupun di rumah. Tasya dan para karibnya melakukan penyelidikan dan mereka merujuk pada nama Jasmine. Siapakah Jasmine? Dengan gambar yang cenderung muram dan sedikit cahaya, Ada Hantu di Sekolah mencoba menyuguhkan sebuh tontonan lain. Film ini juga diselinggi sejumlah lagu dari grup-grup band pujaan remaja saat ini, antara lain ''Semua Tentang Kita'' (Peterpan), ''Hancurku'' (Taboo) dan ''Tak Pernah Tersentuh Cinta'' (Base Jam). Film ini akan beredar serentak di sejumlah kota di Tanah Air mulai 23 September 2004. (Benny Benke-63) Judul Film : ''Ada Hantu di Sekolah'' Jenis : Horor Sutradara : Koya Pasoga Skenario : Eri Sofid, Henry Bq Pemeran : Raffi Ahmad, Stephanie Pascalia, Arie K Untung, Gita Puspasari |