| Sabtu, 11 September 2004 | BANYUMAS |
Ratusan Pedagang dan UKM ResahPURWOKERTO-Sebagian besar pedagang Pasar Wage Purwokerto dan kalangan usaha kecil dan menengah (UKM) calon penerima kredit tanpa agunan dari pemerintah akhir-akhir ini resah. Sebab, permohonan kredit mereka melalui Bank Artha Graha dan Bank Mandiri belum cair juga. Sejumlah pemohon kredit menuturkan pengucuran kredit yang lambat bertolak belakang dengan janji Presiden Megawati Soekarnoputri saat berkunjung ke Kabupaten Banyumas, Rabu, 28 Juli. Saat itu Presiden memberikan bantuan kredit tanpa agunan ke pedagang dan UKM. Pengucuran kredit dipastikan berlangsung cepat, tak lebih dari sebulan. Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Wage (P3W) Drs Suyatno, kemarin, mengakui setiap hari selalu ditanya oleh pedagang. Sejauh ini dia belum memperoleh keterangan apa penyebab kemoloran pencairan kredit. ''Kalau ditanya oleh pedagang, saya bingung menjawab. Sebab, berkas persyaratan pengajuan lengkap dan sudah dimasukkan,'' ujarnya. Dia menyatakan tak tahu persis alasan Bank Artha Graha. Padahal, pedagang sangat memerlukan modal untuk melengkapi barang dagang. Apalagi beberapa bulan lagi sudah Ramadan. Penerima kredit tanpa agunan di Kabupaten Banyumas diperkirakan 1.300 orang. Mereka meliputi pedagang di Pasar Wage dan para pengusaha kecil. Pemohon terbanyak adalah pedagang kaki lima (PKL) dan industri rumah tangga, yakni sekitar 800 orang. Dia mengemukakan 500 dari sekitar 3.000 pedagang di Pasar Wage mengajukan kredit itu. Mereka sudah melengkapi persyaratan yang diminta bank dan telah menyerahkan awal Agustus. Namun yang menikmati pinjaman baru lima orang dengan kredit terendah Rp 2 juta dan tertinggi Rp 5 juta. ''Kredit itu mereka terima saat penyerahan secara simbolis oleh Presiden. Totalnya 10 orang, yakni lima pedagang pasar serta lima PKL dan usaha mikro.'' Sejak awal Agustus, ujar Ny Kamsinah (40), pedagang bumbu, sudah menyetorkan persyaratan untuk memperoleh kredit. Bank Artha Graha hanya meminta fotokopi KTP suami-istri, kartu keluarga (KK), dan pasfoto peminta kredit. (G22-86) |