| Senin, 06 September 2004 | SALA |
Dua Remaja Tewas Terlindas TrukSRAGEN- Dua remaja berboncengan motor tewas terlindas truk gandeng di depan kantor PLN Jl RA Kartini, Sragen, Sabtu lalu pukul 19.00. Mereka terjatuh setelah menyerempet becak. Korban Sihanta Anggoro (20), mahasiswa UMS Pabelan Solo dan Warno (17). Keduanya warga RT 6 Desa Jenggrik, Kecamatan Kedawung, Sragen. ''Saya tidak mampu menghindari tabrakan, karena jarak motor dan truk terlalu dekat,'' tutur Mustakim (51), pengemudi truk gandeng bermuatan gula yang melindas korban. Keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, Sihanta Anggoro yang berboncengan dengan Warno mengendarai Honda B-6578-B dari arah timur menyusuri Jl RA Kartini. Setibanya di depan kantor PLN, korban menyalip truk gandeng AG-7473-BU yang dikemudikan Mustakim. Saat menyalip, di depan sebuah becak melaju berlawanan korban. Karena jalan sempit, korban yang berposisi terlalu kanan menyerempet becak yang dikemudikan Mardi (35), warga RT 24 RW 25 Tlobongan, Masaran. Sungguh nahas, setelah menyerempet becak, korban dan kendaraannya jatuh beberapa meter di depan truk gandeng bermuatan gula. Karena itu sebelum korban bangkit, truk gandeng tersebut keburu menabraknya. Motor rusak berat sedangkan korban tewas seketika di lokasi kejadian yang tak jauh dari Asrama Kepolisian Mageru, Sragen. Mustakim mengaku sudah berusaha membanting kemudi truk ke arah kiri untuk menghindari korban. Namun roda belakang truk gandeng, masih menjangkau para korban yang saat itu masih terkapar di jalan. Kanit Laka Iptu Wawan mengatakan, penyebab kecelakaan tengah diselidiki petugas. Adapun Penyidik Kecelakaan Satlantas Bripka Haryanto masih memeriksa Mustakim yang bertanggung jawab atas tewasnya dua warga Desa Jenggrik itu.(nin-85i) |