logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 September 2004 SALA
Line

Mabuk, 6 Warga Gulon Diamankan

SOLO-Di tengah keseriusan aparat penegak hukum memberantas penyakit masyarakat, enam warga Gulon Jebres, Kentingan, Solo tampaknya ingin mengujinya dengan aksi mabuk ciu (cairan beralkohol) bersama. Akibatnya tentu dapat diduga, Sabtu malam lalu, mereka pun digaruk dan diamankan di Mapolsekta Jebres.

Masih beruntung, polisi tidak terlalu lama menahan mereka; sebab para pemabuk itu hanya dijerat dengan perda tindak pidana ringan (Tipiring) tentang larangan minum-minuman keras.

Polisi akhirnya melepaskannya, setelah mereka menulis surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatnya. "Setelah kami bina, mereka kami lepas. Apa yang mereka lakukan, masuk kategori Tipiring, karena itu tidak cukup kuat untuk menahan mereka," kata Kapolsekta Jebres, AKP I Ketut Sukarda, kemarin.

Dia mengakui, begitu mendapat informasi ada sekelompok pemuda sedang menggelar pesta minuman keras pihaknya langsung meluncur ke lokasi.

"Informasi itu ternyata benar. Para pelaku mengaku sedang iseng dengan pesta ciu," papar Sukarda lagi.

Disebutkan, pemabuk yang diamankan itu ada yang berprofesi sebagai penjual bakso, dan asda pula pengemudi angkutan kota (angkot); selebihnya buruh kasar.

Keenam pelaku itu adalah Sugiarto (42), Busro (39), Yopi (21), Sukir (34), Hani Wahyudi (32), dan Sumarto (30), yang tinggal sekampung di daerah Gulon, Kentingan Jebres. "Mereka mabuk di dekat rumah tersangka Busro," katanya.

Kasat Reskrim Polresta Surakarta, AKP Masrur menegaskan, operasi terhadap penyakit masyarakat tidak hanya perjudian dan pelacuran, tapi juga para pemabuk.

"Sudah menjadi komitmen kami untuk terus memerangi penyakit masyarakat," papar dia.

Menurutnya, pemberantasan pekat di Solo, dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan, dengan tujuan menciptakan situasi keamanan yang lebih tertib.

"Pilpres putaran kedua, sudah semakin dekat. Karena itu, sekecil apa pun potensi yang bisa mengganggu kelancarannya harus diantisipasi sejak dini," katanya. (san-17a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA