logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 September 2004 PANTURA
Line

Banyak Bus Tak Lengkapi Sabuk Keselamatan

PEMALANG - Ajakan polisi agar pengemudi kendaraan roda empat menggunakan sabuk keselamatan, agaknya masih belum difahami fungsinya oleh para pengemudi. Terbukti dalam sosialisasi dan operasi di beberapa tempat masih banyak bus dan truk tidak dilengkapi alat keamanan kecelakaan itu.

Sehubungan dengan itu Satlantas Polres Pemalang Sabtu (4/9) mengadakan sosialisasi mengenai sabuk keselamatan kepada para sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) di Terminal Induk Pemalang. Sambutan pengemudi cukup baik ketika serombongan petugas datang ke terminal. Mereka langsung bergerombol mengelilingi petugas.

Dipimpin Kasatlantas Iptu Alkaf Caniago sosialisasi dilakukan sambil berdiri. Selain sosialisasi, petugas juga melakukan tindakan teguran dan imbauan kepada pengemudi ataupun pengurus bus yang belum melengkapi sabuk keselamatan.

"Teguran kami lakukan karena mereka belum menggunakan sabuk keselamatan. Selain teguran, kami berikan pula imbauan, baik kepada pengemudi maupun pengurus bus," katanya di sela-sela memberikan sosialisasi.

Jumlah pengemudi dan pengurus bus yang ditegur di dalam terminal, hari itu sebanyak 20. Sedangkan di luar terminal sebanyak 49. Bus yang ditegur/diimbau sebagian PO dalam daerah dan sebagian lagi dari luar daerah. Terutama bus AKAP jurusan Pekalongan-Jakarta yang ngetem di Terminal Induk Pemalang.

Menurut Kasatlantas, tindakan tegas berupa tilang sesuai UU 14/1992 dan PP No.44/1993 akan dilakukan pada Oktober mendatang. Kendati sekarang masih berupa tindakan teguran dan imbauan hal itu bisa juga berupa tilang, apabila pengemudi berulangkali terkena operasi dan melakukan kesalahan yang sama, tidak memakai sabuk keselamatan.

Diberi Toleransi

Kendaraan penumpang atau barang yang dikeluarkan pabrik sebelum 2001, banyak yang belum dilengkapi sabuk keselamatan. Kendaraan seperti itu akan diberi toleransi untuk melengkapinya selama tiga tahun. Namun, jika sudah ada sabuk tetapi tidak dipakainya akan terkena tindakan.

Menurut Sopir Bus Sinar Jaya, Gus Judisalim, yang ngetem di Terminal Pemalang, dia menyambut positif sosialisasi sabuk keamanan yang dilakukan petugas. Hal itu sangat penting. Karena sabuk untuk keselamatan diri.

"Soal sudah memakai sabuk dan meninggal karena kecelakaan hal itu adalah takdir Tuhan," ucapnya. Dia menerima teguran dari petugas karena tidak memakai sabuk. Sebab kendaraannya memang belum dilengkapi alat tersebut.

Hal senada diungkapkan pengurus PO Bus Garuda Emas, Indra. Kendaraan yang dikelolanya di Pemalang sebanyak lima unit. Semuanya belum dilengkapi sabuk keselamatan. Selain kedua PO itu, bus lainnya yang diimbau adalah Dewi Sri, Dedi Jaya, dan Menara Jaya.(sf-34r)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA