| Senin, 06 September 2004 | SEMARANG |
43 Anggota DPRD Ikuti Orientasi di JakartaDEMAK - Sebanyak 43 anggota DPRD Demak dan empat pegawai Sekretariat Dewan, Minggu (5/9) kemarin pergi ke Jakarta. Selama tiga hari, yaitu 6-8 September, anggota legislatif tersebut akan mengikuti orientasi/pembekalan tugas dan fungsi sebagai anggota Dewan. Namun seorang di antaranya, yakni Arif Seno Wibowo menyatakan tidak ikut. Alasannya, anggota Dewan yang satu ini, tercatat sebagai anggota legislatif lama dan pernah mengikuti orientasi/pembekalan fungsi dan tugas anggota Dewan. Kunjungan anggota DPRD Demak ke Jakarta itu dalam rangka menindaklanjuti Kawat Depdagri No 893/1285/Diklat bertanggal 31 Agustus 2004. Awal TS Budiharsono SH, Sekretaris Fraksi Pembaharuan DPRD Demak menyatakan, anggota legeslatif perlu mencermati banyaknya persoalan perubahan peraturan pemerintah (PP) di bidang anggaran. Hal itu terutama menyangkut tugas, fungsi, dan peran mereka sebagai wakil rakyat. Anggota Dewan yang lain, HM Suradi SE menyatakan, sebetulnya ke-43 anggota Dewan itu akan diberangkatkan secara bertahap. Yaitu, tiap pemberangkatan masing-masing 6 orang. Namun, pada rapat pimpinan Dewan dan fraksi beberapa waktu lalu akhirnya diputuskan semua anggota Dewan berangkat ke Jakarta. "Maksud pimpinan Dewan agar antaranggota Dewan terdapat persamaan persepsi sekaligus menghindari perbedaan visi dalam mencermati tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat. Jangan sampai timbul perbedaan penafsiran antarmereka gara-gara diberangkatkan secara bergelombang," ungkap HM Suradi. Anggota Dewan yang keberatan disebut namanya menyatakan, keberangkatan ke-43 anggota Dewan itu memiliki keuntungan dan kerugian. Keuntungannya, yaitu agar semua anggota Dewan memiliki keseragaman dalam mencerna dan memahami tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat. Selain itu, demi efektivitas kerja Dewan sehingga dalam waktu bersamaan mereka bisa bekerja. Kerugiannya, jika perjalanan anggota Dewan itu ke Jakarta menggunakan pesawat atau kereta api, anggaran APBD yang dipergunakan memang pantas. Namun, jika menggunakan bus, dikhawatirkan terjadi mark-up."Sebenarnya, saya pribadi tidak ikut kunjungan ke Jakarta. Namun, karena alasan solidaritas dan keutuhan fraksi, ya terpaksa saya ikut. Padahal, lebih efektif jika ada petugas Depdagri diundang ke Demak untuk memberi pembekalan kepada anggota legislatif," ujarnya. (F2-84e) |