| Senin, 06 September 2004 | KEDU & DIY |
Suhu Politik Cenderung Meningkat TNI Harus Tetap NetralYOGYAKARTA--Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Sunarso memastikan, menjelang pesta demokrasi pemilihan presiden (Pilpres) putaran kedua suhu politik akan cenderung meningkat. Bahkan, kata Pangdam, tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak tertentu yang berusaha mendekati dan menjebak TNI untuk bertindak tidak netral. Hal itu dikatakannya pada upacara peringatan HUT Ke-43 Korem 072/Pamungkas Yogyakarta, Rabu kemarin. Dalam amanat yang yang dibacakan Danrem Kol Kav Soewarno, Panglima menyatakan, menjelang pesta demokrasi 20 September 2004, akan terjadi tarik menarik kepentingan dan upaya penggalangan massa pendukung Capres dan Cawapres. Oleh sebab itu, Panglima berpesan kepada jajarannya untuk selalu mempedomani dan melaksanakan kebijakan pimpinan TNI tentang netralitas institusi tersebut. Dengan mengulangi pengingatan dari waktu ke waktu agar semua jadi makin paham, bahwa dalam kaitan Pemilu, TNI sama sekali tidak melibatkan diri di dalamnya. Namun demikian, di wilayah Korem 072/Pamungkas situasi menjelang 20 September 2004 dikatakan relatif aman dan kondusif. ''Itu sebagai wujud komitmen TNI untuk keluar dari arena politik praktis, sekaligus mewujudkan komitmen TNI dalam mendukung penegakan demo-krasi di negeri ini, sebagaimana dikehendaki rakyat,'' ujarnya. Pada upacara sederhana di halaman Korem 072/Pamungkas di Jl Reksobayan Kota Yogyakarta itu, Mayjen Sunarso juga mengatakan disiplin dan profesionalisme TNI merupakan hal mendasar yang tidak bisa dipisahkan. Sebab, lanjutnya, keduanya merupakan kebutuhan pokok tiap prajurit TNI dalam mengawal dan mengamankan tiga pilar bangsa. Yaitu Pancasila, UUD 1945, dan NKRI. Namun demikian, agar tidak menjadi robot yang tidak mampu mengikuti arus perubahan dan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara, disiplin yang dibina harus disertai upaya peningkatan kemampuan dan keterampilan. Begitu juga profesionalisme; harus disertai dengan disiplin tinggi agar tidak menyimpang dari pedoman yang telah disepakati bersama. Semuanya akan menjadi utuh, bila wawasan kebangsaan dijadikan dasar dari disiplin dan profesionalisme dalam menghadapi tantangan ke depan; termasuk dalam menyukseskan Pilpres putaran kedua. Usai upacara peringatan yang dipimpin Danrem Kol Kav Soewarno selaku inspektur upacara, dilakukan ramah tamah dan pemberian bantuan kepada putra/putri anggota maupun PNS yang kurang mampu. Sebelumnya diadakan karya bakti, donor darah, anjang kasih, ziarah, dan acara pesta rakyat di Alun-alun Utara Yogyakarta. Korem 072/Pamungkas kali pertama dipimpin oleh Kol Inf Soemarno.(P58-76a) |