| Senin, 06 September 2004 | KEDU & DIY |
Anak Berambut Gembel Diruwat Agar Tetap SehatEJAK dahulu kala sampai sekarang, di desa-desa dataran tinggi Dieng masih banyak dijumpai anak-anak berambut gimbal atau gembel, yang tidak bisa disisir rapi. Semakin lama, rambut yang gembel itu pun semakin panjang dan lebat. Ada yang menilai bahwa rambut menjadi gembel karena faktor keturunan. Namun sebagian besar masyarakat daerah pegunungan tersebut, justru mempercayai bahwa hal itu memang "diinginkan" oleh yang "baurekso" di kawasan tersebut. Keyakinan itu dikaitkan dengan sang baurekso Kyai Kolodete, tokoh cikal bakal berdirinya Wonosobo. Kyai Kolodete yang berkuasa di wilayah daerah Wonosobo utara, disebut-sebut juga berambut gembel. Yang cukup unik, sebelum dipotong rambut gembelnya, segala permintaan si anak harus dipenuhi oleh orang tuanya. Pada hal tidak semua permintaan sebagai hal yang wajar. Namun demikian, terkadang permintaan itu berubah, sehingga orang tua pun bisa memenuhinya. Seperti halnya dengan permintaan enam anak berambut gembel, yang dicukur dalam suatu upacara ruwatan di gua Semar kompleks Telaga Warna Dieng, Minggu (28/8) lalu. Anak-anak berambut gembel itu pun minta sesuatu yang mudah dipenuhi oleh orang tuanya. Misalnya, Safinah binti Nurcholis, dari Desa Pawuhan Karangtengah, Kecamatan Batur Banjarnegara, sebelum dicukur hanya minta tempe dan sejumlah uang. Demikian halnya dengan Azizatun Khasanah binti Kirno, Desa Dieng Kulon, saat itu minta dibelikan daging sapi 1 kg dan 10 bungkus mie instan. Teman lainnya pun hanya minta dibelikan ayam, burung merpati, dan telur burung puyuh. Namun ada kalanya, sebelum diruwat, anak berambut gembel atau sering disebut sebagai anak "bajang" minta agar acara potong rambut gembelnya dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian, misalnya pergelaran wayang kulit semalam suntuk. Bagi keluarga yang mampu, permintaan seperti itu tidaklah terlalu memberatkan. Namun bagi keluarga biasa, acapkali untuk mencukur rambut gembel, mereka menunggu sampai permintaan anaknya berubah atau relatif bisa dipenuhi. (Sudarman-76r) |