logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 September 2004 KEDU & DIY
Line

Pemilihan Direktur PDAM Jangan Asal Tunjuk

PURWOREJO--Beberapa aktivis LSM dan organisasi kemasyarakatan di Purworejo memberikan penekanan terhadap pengisian jabatan direktur PDAM. Mereka rata-rata menginginkan pemilihan secara transparan, dan tidak setuju dengan kebijakan asal tunjuk.

Ketua LSM Kalpataru yang juga anggota Gerakan Anti Korupsi (Gerak) Purworejo, Ichsan, menginginkan Pemkab tidak mengangkat direktur yang track record-nya jelek. Pemilihan direktur PDAM, sebaiknya melalui fit and propertest. Ichsan juga tidak menghendaki figur direktur yang sebenarnya merupakan alat dari salah satu pihak.

''Jangan asal tunjuk. Direktur hendaknya orang yang memiliki kemampuan manajerial profesional, bukan sekadar ABS (asal bapak senang-Red),'' tegasnya.

Ketua DPD Barisan Muda PAN, Drs Zusron MM, juga memiliki pandangan yang sama. Agar mendapat figur pimpinan PDAM yang baik, dia ingin Pemkab membuka lowongan seperti yang dilakukan Kebumen atau daerah lain.

Pengumuman pendaftaran calon direktur, kata dia, perlu diumumkan melalui surat kabar. Dengan cara seperti itu, orang yang punya keinginan menjadi direktur bisa mendaftar.

Agar roda perusahaan berjalan dengan baik, dia usul kekosongan direktur jangan terlalu lama. Sebaiknya segera diisi sesuai dengan prosedur Pemda dan aturan yang lebih tinggi.

''Kalau ingin PDAM ke depan menjadi lebih baik, ya Pemda harus menerapkan kebijakan yang transparan. Jangan malah ada kebijakan, tiba-tiba muncul calon di luar dugaan,'' kata mantan anggota DPRD Purworejo 1999-2004 itu.

Mantan Ketua Fraksi Persatuan Keadilan Nasional (FPKN) itu lebih lanjut mengingatkan, pengisian direktur PDAM jangan sampai menjadi korban permainan politik lagi. ''Sebaiknya dibuka peluang melalui prosedur yang terbuka, walau kewenangan terakhir ada pada Bupati,'' imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kursi direktur PDAM kosong sejak orang nomor satu di perusahaan itu, Setyarso Widodo alias Angko, melenggang ke dunia politik. Angko menjadi anggota DPRD 2004-2009, terhitung sejak 14 Agustus lalu dan kini berhasil duduk sebagai ketua DPRD. Dia mengajukan permohonan pengunduran diri dari direktur PDAM sejak 10 Agustus lalu.

Saat ini, pelaksana tugas (plt) direktur diberikan kepada Kabag Administrasi dan Keuangan PDAM, Subandi SE. Salah satu anggota Badan Pengawas (BP) PDAM mengisyaratkan, kemungkinan Subandi yang akan diangkat menjadi direktur. Itu sesuai dengan salah satu butir ketentuan pengangkatan direktur, yang menyebutkan setidak-tidaknya sudah lima tahun berpengalaman di bidang air bersih tersebut. (yon-76a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA