logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 September 2004 EKONOMI
Line

5% Pendapatan Nasional Disumbang Koperasi/UKM

SEMARANG-Kontribusi koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) sangat signifikan terhadap perekonomian masyarakat. Menurut Direktur Lembaga Pendidikan Perkoperasian (Lapenkop) Yuzri Suhud, 5% pendapatan nasional disumbang oleh kedua sektor itu.

Jumlah koperasi di Indonesia, lanjut dia, sampai sekarang sekitar 113.000 dengan anggota lebih dari 27 juta orang. Dari jumlah tersebut ada 98.235 koperasi primer dengan 22.228 orang manajer dan 169.465 karyawan.

Selama krisis menerjang Indonesia, kata dia, banyak perusahaan besar bangkrut atau melarikan aset yang dimiliki ke luar negeri. Tetapi koperasi, UKM, dan usaha ekonomi lemah lainnya justru masih bertahan hingga sekarang.

"Karena itu, apabila ingin ekonomi Indonesia kuat maka koperasi harus terus dikembangkan sebagaimana di negara-negara lain," ujar Yuzri usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Lapenkop Jateng dan IAIN Walisongo di aula kampus III, kemarin.

Pihaknya siap berperan dalam peningkatan partisipasi anggota, pemahaman pengurus, penyerbarluasan pendidikan dan latihan perkoperasian, serta pemahaman mengenai perkoperasian sampai masyarakat tingkat bawah.

"Sampai kini kami telah memiliki jaringan kerja di 22 provinsi dan 114 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Melalui kerja sama ini koperasi mahasiswa dan koperasi di lingkungan IAIN Walisongo menjadi pilot project dalam pendidikan dan pelatihan di wilayah Kota Semarang," tuturnya.

Penandatanganan nota kesepahaman itu sekaligus menandai dimulai pendidikan dan latihan koperasi. (wid-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA