| Sabtu, 04 September 2004 | SALA |
Masih Didominasi Dunia FashionALUN-ALUN LOR- Tak berbeda jauh dari penyelenggaraan sebelumnya, Pekan Raya Solo 2004 masih didominasi produk-produk fashion. Berbagai busana pria dan wanita, seperti baju, kemeja, celana, dan aksesorinya adalah produk yang paling menonjol dalam pemeran yang diselenggarakan di Alun-alun Lor Keraton Surakarta tersebut. Menurut penuturan Daryono, Manajer Operasional PT Citra Pamerindo (penyelenggara), jumlah stan yang menghadirkan produk-produk fashion mencapai 35% lebih dari keseluruhan stan yang pada PRS tahun ini berjumlah mencapai 300. "Sementara sisanya, 65%, terbagai dalam berbagai produk. Mulai otomotif, aksesories, UKM, boga, properti, furnitur, juga budaya," ujar dia. Dia mengatakan, dari sekitar 35% tersebut, produk fashion tersebut sebagian besar didatangkan dari Kota Bandung. Memang ada beberapa produk dari kota lain, tetapi jumlahnya tak sebanyak dari Bandung. Di antaranya berasal dari Jakarta, Yogyakarta Semarang, dan Surabaya. "Dari Kota Solo dan sekitarnya juga ada, tetapi hanya satu dua," jelas Daryono. Kenyataan seperti itu, sebenarnya menjadi pemikiran pihak penyelenggara. Sebab, lanjut dia, pameran itu sebenarnya lebih bertujuan mengangkat produk-produk lokal. Namun pada kenyataannya, keikutsertaan produsen lokal justru masih kurang. "Kami berharap tahun depan dan seterusnya produk lokal jangan sampai ketinggalan," tandasnya. (G19-20i) Serba SerbiPengundian Hadiah Utama SEPERTI yang telah dijanjikan, dalam PRS tahun ini panitia menyediakan hadiah utama berupa satu unit mobil Xenia. Menurut sumber di kepanitian, hadiah yang kini berada di arena pameran itu akan diundi pada Minggu (5/9), bersamaan dengan acara penutupan. Undian akan di lakukan di panggung hiburan yang dihadiri notaris dan pejabat berwenang. (G19-20i) Jadi Kelinci Percobaan ADA sejumlah stan dalam PRS yang membutuhkan demonstrasi penggunaan alat yang dipamerkan. Di antaranya stan yang memamerkan alat pembentuk rambut. Yang menarik, yang menjadi kelinci percobaan alat tersebut adalah sesama penunggu stan, khususnya yang wanita. (G19-20i) |