logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 September 2004 PEMILU 2004
Line

KPU Luncurkan VCD Coblosan

JAKARTA- Takut terjadi kesalahan kembali yang berakibat protes dari peserta pemilu presiden dan wakil presiden, Komisi Pemilihan Umum (KPU) meluncurkan VCD panduan bagi petugas penyelenggara pemungutan suara. Tujuannya adalah memudahkan petugas dan mencegah kesalahan yang terjadi pada putaran pertama lalu.

''Sosialisasi pemilu presiden dan wakil presiden dengan format VCD ini mencegah terjadinya lagi kesalahan yang masih terjadi pada pelaksanaan pemilu sebelumnya. Misalnya soal pencelupan jari yang benar ke tinta pemilu agar tidak cepat terhapus,'' ungkap anggota KPU Hamid Awaluddin di Jakarta, kemarin.

Dia menyebutkan, dalam pelaksanaan pencoblosan nanti para petugas KPPS terlebih dulu memberi imbauan kepada pemilih untuk membuka lebar-lebar kertas suara sebelum mencoblos. Langkah ini untuk mencegah terjadinya coblos tembus seperti pada pemilu putaran pertama lalu.

''Kami tak mau lagi ada kesalahan coblos tembus ke halaman depan seperti (pemilu presiden dan wakil presiden putaran) kemarin,'' ujarnya.

Selain video, sambung dia, KPU pun membuat semacam buku panduan pelatihan petugas pemilu yang bisa dibawa petugas saat pemungutan suara berlangsung. Untuk keperluan pelaksanaan, KPU akan mencetak 10.000 keping VCD panduan pelatihan. Untuk panduan dalam bentuk buku akan dicetak 775.000 eksemplar. Selanjutnya bahan-bahan panduan pelatihan itu akan didistribusikan ke semua petugas KPU di 32 provinsi, 440 kabupaten/kota, 5.108 petugas PPK, 70.669 petugas PPS, dan petugas KPPS di 567.511 TPS.

''Di dalam buku tersebut terdapat petunjuk khusus yang bisa disobek dan dikantongi untuk panduan petugas di tempat pemungutan suara,'' ucapnya.

Lebih jauh dia mengemukakan, jumlah keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk keperluan pembuatan video dengan buku panduan itu berasal dari United Nation Development Program (UNDP), Australian Election Commision (AEC), dan The International Foundation for Election Systems (IFES).

Di samping didistribusikan kepada para petugas di lapangan, Hamid mengungkapkan, KPU juga akan menayangkan video panduan pemilu presiden dan wakil presiden ini di televisi pada 11-19 September. Beberapa stasiun televisi yang akan menyiarkan video ini adalah TVRI, TransTV, TV7, SCTV, dan RCTI. Video berdurasi 35 menit tersebut dibintangi oleh aktor nasional Dedy Mizwar dan Cici Tegal. Untuk mendemonstrasikan pelatihan tersebut, mereka juga dibantu oleh keluarga Bajaj Bajuri, seperti Nani Wijaya dan Mat Solar yang berperan sebagai pemilih.

Dalam video yang demonya diputar di Media Center tersebut, Dedy dan Cici memberi panduan tahap demi tahap pelaksanaan pemilu yang harus dilakukan oleh petugas secara terperinci. ''Setelah menonton tayangan tersebut, petugas akan lebih mudah melaksanakan tugasnya. Kami berharap, petugas tidak kebingungan dengan teknis pelaksanaan pilpres,'' tuturnya.

Dia menyebutkan, selain dalam bentuk video, panduan pelatihan petugas pemilu itu juga berbentuk buku. (bn-78j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA