logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 September 2004 PANTURA
Line

Partai Golkar Siap Terima Empat Anggota dari Fraksi Reformasi

PEKALONGAN - Partai Golkar Kota Pekalongan siap menerima empat anggota Fraksi Reformasi yang merupakan gabungan dari PAN dan PKS. "Tidak masalah mereka bergabung dengan Fraksi Karya Pembangunan. Bahkan kami siap memberikan jabatan penting di fraksi kami," kata Ketua Partai Golkar dr Basyir Achmad.

Dihubungi Suara Merdeka, kemarin, dr Basyir menjelaskan, sejak awal partainya melalui anggotanya di DPRD sudah beberapa kali mendukung keinginan anggota DPRD dari PAN dan PKS dalam rapat di Dewan. Dukungan itu antara lain keinginan mereka saat rapat merencanakan agenda kegiatan DPRD.

Waktu itu, PAN dan PKS dengan Golkar setuju dalam rapat membahas tata tertib dulu, baru fraksi. Namun, perkembangan dalam rapat menetapkan rapat akan membentuk fraksi dulu, baru kemudian tatib.

Namun dari PAN dan PKS akhirnya tidak mempermasalahkan karena dasar pembentukan fraksi saat itu belum ditetapkan.

Kemudian, ketika rapat pleno dilakukan dengan menetapkan pembentukan fraksi didasarkan pada Kepmendagri 162/2004 yang mengakibatkan PAN dan PKS walk out, menurut Basyir, Golkar sebenarnya menghendaki agar sidang ditunda dulu agar DPRD berjalan kompak.

Namun keputusan DPRD tetap berjalan terus sehingga pimpinan DPRD akhirnya harus konsultasi ke Biro Otda Jateng yang kemudian diberikan PP 24 dan 25 Tahun 2004 yang mengatur tentang Kedudukan DPRD.

"Rupa-rupanya antara Golkar dengan gabungan PAN dan PKS memiliki banyak persamaan visi dan misi, sehingga tidak masalah jika empat anggota PAN dan PKS itu akan bergabung ke fraksi dari Golkar," katanya.

Bahkan agar mereka juga sama-sama bisa menyampaikan aspirasinya dalam rapat, Golkar juga memberikan peluang kepada mereka untuk menyampaikan keinginan rakyat. "Karena itu, dari mereka akan kami beri jabatan penting di fraksi," katanya.

Apa jabatan yang akan diberikan, menurut dia, masih akan dibicarakan jika mereka benar-benar menyatakan ingin bergabung. Namun, sampai kemarin siang, empat anggota DPRD itu belum menyatakan bergabung dengan fraksinya.

Tak Masalah

Bagaimana memberikan jabatan di fraksi mengingat kepengurusan fraksi Golkar sudah dibentuk? Menurut Basyir, tidak masalah, meski fraksinya harus diubah kembali.

Seperti diketahui Partai Golkar membentuk Fraksi Golkar dengan ketua Kasirun Imam Nuryanto dengan wakil Bowo Leksono dan sekretaris Drs Suprayitno.

Dan gabungan PAN dan PKS sebelum turunnya PP 25 Tahun 2004 membentuk Fraksi Reformasi dengan anggota empat orang. Ketua dijabat M Basri Budi Utomo dan Sekretaris Drs Jamaludin Apt.

Ketua Faksi Reformasi M Basri Budi Utomo yang dihubungi kemarin belum bisa memberikan kepastian tindak lanjut setelah turunnya PP 25 Tahun 2004.

Hal itu masih akan dimusyawarahkan dengan partainya masing-masing. Namun mengingat Sabtu ini masalah fraksi akan dibahas lagi, maka Jumat malam masalah tersebut dapat diselesaikan, sehingga keputusan fraksinya menjadi jelas, apakah akan bertahan atau menggabungkan ke fraksi lain.(A15-14r)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA