logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 September 2004 PANTURA
Line

Jumlah Pemilih Bertambah 6.848 Orang

BREBES- Jumlah pemilih tambahan termasuk pemilih pemula dalam pemilu presiden dan wakil presiden putaran kedua di Kabupaten Brebes bertambah 6.848 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 6.133 pemilih pemula dan 715 pemilih baru. Adapun total pemilih 1.199.985 orang.

Ketua KPU Brebes Wahyudin Noor Ally kemarin mengemukakan, untuk menghadapi pesta demokrasi tersebut seluruh kebutuhan logistik untuk pelaksanaan pemilu putaran kedua, seperti kotak suara, surat suara, surat pemberitahuan, dan tinta sidik jari sudah diterima dalam kondisi lengkap dan baik.

Menurut keterangan dia, pengambilan logistik pemilu dari tiap-tiap panitia pemilihan kecamatan (PPK) tidak secara serentak. Hal ini karena lokasi PPK-PPK itu berjauhan, seperti di enam kecamatan wilayah Brebes selatan yang relatif jauh dari Sekretariat KPU. "Namun yang jelas, saat ini sudah ada petugas PPK yang mengambil logistik pemilu," tandasnya.

KPU memberi tenggang waktu kepada PPK dalam satu minggu sebelum hari H pemilihan, seluruh logistik sudah harus didistribusikan ke tiap-tiap panitia pemungutan suara (PPS). Selanjutnya, satu hari sebelum hari H pemilihan sudah harus dikirim ke semua TPS.

"Teknisnya terserah masing-masing PPK. Yang penting, pelipatan surat suara dilakukan di PPK dan sudah harus didistribusikan sebelum batas tenggang waktu," ujarnya.

Berbeda

Wahyudin mengemukakan, kertas suara yang digunakan dalam pemilu presiden dan wakil presiden putaran kedua nanti berbeda dari pemilu putaran pertama. Kertas yang digunakan dilipat dua sehingga pertama kali dibuka langsung dapat dicoblos. Hal itu untuk menghindari tusukan ganda pada lembaran kertas. Dia berharap, dengan kemudahan tersebut tidak ada lagi tusukan kartu suara ganda.

Perbaikan lain yang dilakukan, yaitu kualitas tinta sidik jari. Dalam pemilu putaran pertama lalu, kualitas tinta yang dipakai kurang bagus. Hal itu dapat dilihat dari daya tahan tinta pada jari. Selain itu, tinta tersebut masih dapat dihapus dengan sabun deterjen tertentu. Hal itu menimbulkan kerawanan kasus pencoblosan ganda seperti terjadi di TPS 19 Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.

Dalam pemilu putaran kedua nanti, dia minta semua pemilih menggunakan hak dengan sebaik-baiknya. Bagaimanapun pemilu kali ini merupakan pemilu yang paling demokratis sepanjang sejarah pemilu di Indonesia. "Hanya dalam pemilu sekarang, rakyat bebas memilih presiden (dan wakil presiden) sesuai dengan kehendaknya." (on-74j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA