| Sabtu, 04 September 2004 | OLAHRAGA |
Pulang dengan Biaya SendiriPALEMBANG- Tim sepak bola Jawa Tengah yang dipastikan tidak lolos ke babak berikutnya di PON XVI, memaksakan diri pulang lebih awal. Rencananya, mereka pulang tidak bersama rombongan kontingen Jateng yang lain. Modestus Setiawan dan kawan-kawan pulang menggunakan pesawat reguler, Minggu (5/9) besok dengan biaya sendiri. Menurut Asisten Pelatih Edy Prayitno, pemain tidak mau menunggu terlalu lama di Palembang. Apalagi para pemain dari Divisi Utama sudah ditunggu oleh klubnya masing-masing untuk persiapan menghadapi pertandingan lanjutan Kompetisi Liga Indonesia Bank Mandiri X. Karena itu, mereka terpaksa pulang ke Semarang tidak bersama kontingen Jateng yang rencananya dimulai tanggal 11 September nanti. ''Para pemain ingin cepat kembali ke klubnya masing-masing untuk mempersiapkan diri menghadapi lanjutan kompetisi. Jadi, terpaksa kami pulang lebih awal tidak bersama dengan kontingen Jateng yang lain,'' katanya. Lebih lanjut Edy mengatakan, rombongan tim sepak bola yang pulang ke Semarang, terpaksa dibagi dua. Sebab, tiket pesawat reguler dari Palembang ke Semarang sudah penuh. Rombongan pertama yang berangkat Sabtu (4/9) pagi ini hanya lima orang dengan tujuan Jakarta. Sedangkan rombongan kedua yang berjumlah 19 orang akan pulang pada Minggu (5/9) besok langsung ke Semarang. ''Penerbangan dari Palembang ke Semarang selalu penuh selama PON. Jadi, rombongan tim sepak bola Jateng terpaksa dibagi dua agar bisa pulang ke Semarang,'' ujarnya. Hemat Rp 30 Juta Pelatih Sartono Anwar mengatakan, dengan pulang lebih awal berarti akan lebih menghemat biaya. Paling tidak, penghematan biaya itu bisa mencapai sekitar Rp 30 juta. Sebab, tim sepak bola pulang 10 hari sebelum penutupan PON. Sedangkan biaya operasional sehari-hari sekitar Rp 3 juta. ''Jika pulang lebih awal, biaya akomodasi bisa berkurang. Jadi, kami bisa menghemat biaya operasional sekitar Rp 30 juta,'' katanya. ''Kami tidak mau di Palembang hanya jadi penonton. Jadi, kami pulang lebih awal agar bisa kembali ke klub,'' imbuhnya. Sebelum kembali ke Semarang, Sartono sudah berpamitan dan minta izin kepada Sekretaris Umum KONI Jateng, Soekardi seusai pertandingan terakhir Grup C lawan Kalimantan Selatan. Kebetulan pada saat itu Soekardi menonton pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Kamboja tersebut. Dalam kesempatan itu, Sartono minta maaf kepada KONI Jateng karena tidak berhasil memenuhi target medali emas di PON XVI. (H13-77) |