logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 September 2004 OLAHRAGA
Line

Ariyanto Gagal Lewati Krisna Bayu

PALEMBANG-Pejudo andalan Jateng, Ariyanto menyerah di tangan Krisna Bayu --mantan atlet Jateng yang kini membela tuan rumah Sumatera Selatan-- di babak semifinal judo kelas -100kg di Hall Judo, Kompleks PT Pusri, kemarin. Ariyanto, yang menjadi anak didik Amin Pambudi (mantan pelatih sekaligus ayah Krisna Bayu) langsung tunduk begitu pertandingan dimulai.

Tak sampai satu menit --dari lima menit yang dijadwalkan-- dia sudah harus keluar lapangan. Kekalahan ini membuatnya pupus impian untuk meraih medali di PON XVI kali ini.

Dalam pertarungan di hall yang kecil tapi penuh sesak penonton yang sebagian besar pelajar SMP yang sengaja didatangkan oleh tuan rumah untuk menyemarakkan pertandingan itu, tampak sekali Ariyanto ngeper.

Karisma Krisna Bayu sebagai pejudo senior yang baru saja mewakili Indonesia di ajang Olimpiade Athena, kemungkinan membuat dia jatuh mental. Itu sebabnya, dari seluruh partai semifinal putra-putri yang digelar kemarin, pertarungan Bayu-Ariyanto merupakan yang tersingkat. Hanya sekitar satu menit Bayu sudah berhasil mengunci Ariyanto.

"Sulit. Saya sudah berusaha keras, tapi tekniknya jauh di atas saya. Saya juga kurang tenang," kata Ariyanto.

Di final, Krisna Bayu akan menghadapi andalan DKI Jakarta, Gandung NS yang di semifinal mengalahkan Ida Bagus A dari Bali. Ariyanto dan Ida Bagus sendiri harus puas menduduki peringkat tiga.

Dari sejumlah partai semifinal kemarin, duel paling menarik dan menegangkan terjadi pada kelas +78kg putri, antara atlet Lampung Livia Susanti melawan andalan DKI Sugiarti. Hingga detik-detik terakhir, kedua pejudo tersebut masih mencatat nilai imbang 2-2.

Namun Livia akhirnya mampu memenangi persaingan, setelah berhasil menambah angka hanya sekitar sepuluh detik sebelum waktu habis. Di final, Livia akan menghadapi Ira Purnamasari (Jabar). Judo kemarin memainkan delapan pertandingan semifinal. (F3-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA