logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 September 2004 OLAHRAGA
Line

Saingan Berat Rossi Tinggal Gibernau

VALENTINO Rossi, juara dunia balap motor kelas MotoGP, kini tak boleh mengesampingkan potensi Sete Gibernau. Sukses Gibernau di Grand Prix (GP) Republik Ceko, dua pekan lalu, membuktikan pembalap Spanyol ini merupakan saingan berat Rossi.

Pada GP Portugal di Sirkuit Estoril, Minggu besok, jagoan asal Italia ini harus mewaspadai manuver-manuver Gibernau. Secara teknis, Rossi memang masih unggul. Namun Gibernau sudah tahu kelemahan dan kelebihan rivalnya itu.

Sekarang saya menempatkan skill pembalap sebagai faktor utama untuk menang. Soal kesiapan dan setelan motor hanya faktor pendukung. Yamaha tunggangan Rossi, dan Honda milik Gibernau, saya nilai seimbang kekuatannya.

Yang akan memegang peran penting adalah kemampuan membalap di lintasan. Saya lihat, Gibernau sudah tahu bagaimana meredam kehebatan Rossi.

Dari 10 seri dari 16 GP musim ini, Gibernau menang di GP Spanyol, Prancis, dan Ceko. Sementara Rossi berjaya di GP Afrika, Italia, Catalunya, Belanda, dan Inggris. Dua GP lain dibagi rata oleh Max Biaggi dan Makoto Tamada.

Bagaimana dengan Biaggi? Saya menilai kekuatan Biaggi di bawah Rossi dan Gibernau. Eks juara dunia 250 cc ini juga masih angin-anginan. Kemampuannya dalam menghadapi duel satu lawan satu pun tak meyakinkan.

Saya rasa Sirkuit Estoril akan tetap dikuasai trio Rossi, Gibernau dan Biaggi. Tipis kemungkinan terjadinya kejutan seperti yang pernah dilakukan Tamada di GP Rio de Janeiro.

Di kelas 250 cc, kekuatan trio Daniel Pedrosa dari Spanyol, Randy de Puniet (Prancis), dan Sebastian Porto (Argentina) masih sulit dibendung. Peluang Pedrosa untuk berjaya tampaknya mendapat tantangan serius dari De Puniet dan Porto.

Sementara persaingan di kelas 125 cc juga tetap menarik. Jika Andrea Dovizioso (Italia) tak hati-hati, sulit bagi dia untuk menempati posisi terdepan. (Kiminglondo, pemerhati balap motor-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA