logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 September 2004 NASIONAL
Line

Bendungan Sutami Tercemar

MALANG - Waduk Sutami (Karangkates) di Kabupaten Malang tercemar. Kejadian ini hampir mirip dengan pencemaran dua tahun lalu. Bedanya, dua tahun lalu warga di empat dusun di Kecamatan Kalipare di sekitar waduk mengeluh akibat bau busuk yang menyengat. Kali ini yang terjadi banyak ikan mati, terutama di areal waduk 1 km arah ke bendungan.

Dugaan sementara, pencemaran terjadi karena sejumlah perusahaan membuang limbah cairnya langsung ke anak-anak sungai Kali Brantas. Mulai dari hulu di Sumber Air Brantas Junggo, Kecamatan Bumiaji, Batu hingga hilir di daerah Surabaya banyak industri yang berdiri di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Brantas.

Menurut Kepala Dinas Sumber Daya Mineral dan Energi Malang, Budi Iswoyo, penelusuran penyebab limbah masih terus dilakukan. Bahkan, pihaknya bekerja sama dengan Perum Jasa Tirta sebagai pengelola Kali Brantas untuk menyusuri DAS tersebut.

Sementara Waluyo Udi Suwarno, Kepala Divisi Air dan Sumber Air (ASA) I, Perum Jasa Tirta Karangkates, mengakui dalam sepekan ini ratusan ribu ikan Bendungan Sutami seperti pingsan dan berselang lama ikan-ikan itu mati mengambang. Anehnya, setelah ikan yang pingsan itu dipindah ke air bersih, ternyata hidup kembali.

Dari temuan di lapangan yang diteliti bersama Pemerintah Malang, ikan mati ataupun pingsan itu terjadi beberapa hari ini.

"Dalam lima hari ini pH (derajad keasaman air) menurun. Demikian pula, kandungan oksigen, sehingga menyebabkan ikan pingsan dan selanjutnya mati," kata Waluyo Udi.

Dra Catur Ratnaningdyah MSi, staf Laboratorium Ekologi Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Brawijaya mengatakan, berdasarkan penelitian terhdap waduk Sutami yang mengalami pencemaran limbah dua tahun lalu, penyebabnya nyaris sama. Bedanya, kali ini disebabkan karena banyaknya kandungan phospat dan nitrat dari pupuk yang digunakan petani yang masuk ke waduk Sutami. (jo-58r)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA