logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 September 2004 MURIA
Line

Peraih Medali Perunggu Olimpiade Sains Nasional (2-Habis)

Endang Ingin Menjadi Seorang Akuntan

PENGALAMAN menjadi duta siswa Jawa Tengah dalam Olimpiade Sains tingkat nasional di Riau membuat Endang Dwi Harianti menjadi bangga. Betapa tidak, dari 933 siswa yang ada di SMAN 2 Rembang, dialah yang lolos seleksi mengikuti lomba itu. Namun demikian, pretasi yang diperolehnya ini tidak membuat dia sombong, bahkan sifat malu yang dimilikinya semakin bertambah.

Kepada Suara Merdeka dia menambahkan, kegemaran pelajaran matematika atau pun pelajaran yang bersifat hitung-hitungan digemarinya sejak kecil. Alasannya, karena pelajaran hitung-hitungan mempunyai tantangan lebih banyak dibandingkan pelajaran lainnya.

"Sejak kecil saya memang suka hitung-hitungan. Kalau pelajaran lainnya seperti hafalan, saya sering lupa," kata dia sambil menundukkan kepala.

Jika dilihat prestasinya sejak kecil, salah satu siswa SMAN 2 Rembang ini memang serius sekali memperlajari pelajaran hitung-hitungan. Bayangkan, ketika menginjak bangku kelas IV SD Lengkong, Kabupaten Pati, dia sudah mewakili daerahnya dalam lomba matematika tingkat Jateng. Saat itu, dia menempati rangking enam.

Saat kelas VI SD, Endang juga mengikuti kejuaraan yang sama dan juga meraih rangking enam. Hal ini menunjukkan kalau siswa yang gemar membaca novel ini sangat antusias dengan pelajaran berhitung.

"Sepertinya asyik ketika mengerjakan soal berhitung karena harus sesuai rumus. Apalagi jika jawabannya sudah ketemu dan benar, rasanya plong," kata dia tersenyum.

Adik dari Bambang Heri Purwanto, mahasiswa Fakultas Teknik semester V Undip Semarang ini mengatakan, saat mengikuti olimpiade sain di Riau, dirinya merasa minder. Pasalnya, semua peserta yang ikut dalam lomba itu pernah mengikuti kegiatan serupa. Sedangkan dia baru kali pertama mengikutinya.

"Setelah saya tanya ke kebeberapa peserta, kebanyakan mereka mengatakan sudah pernah mengikuti lomba seperti ini, saya minder juga saat itu," tandas dia. Namun demikian, rasa minder yang ada dalam dirinya selanjutnya ditutupi dengan tekat yang kuat memenangkan lomba ini.

Bimbingan Keras

Bagaimana persiapan sehari-hari sebelum mengikuti olimpiade? Dia mengatakan, setiap hari dia mendapat bimbingan keras dari Muryaningsih SPd, salah satu guru matematika di sekolahnya. Setiap pulang sekolah dia mengikuti pelajaran tambahan, kadang kadang ketika sedang mengikuti pelajaran di kelas, dia dipanggil untuk mendapat pelajaran tambahan.

Ditanya mengenai cita-cita setelah lulus dari SMA, gadis yang suka warna biru ini mengatakan akan melanjutkan kuliah di STAN. Sebab, menurut dia perguruan tinggi itu sangat sesuai dengan kegemarannya mendalami pelajaran berhitung. "Cita-cita saya ingin menjadi seorang akuntan," ujar dia pendek.

Berapa hadiah yang diperoleh dari hasil jerih payahnya mendapatkan medali perunggu? Sambil malu-malu Endang mengatakan mendapatkan uang Rp 3 juta.

Menurut dia, hadiah itu akan digunakan untuk melanjutkan kuliah nanti. Di akhir pembicaraan, dia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu meraih prestasi dalam olimpiade sain di Riau. (Moch Achid Nugroho-90r).


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA