logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 September 2004 SEMARANG
Line

Sudah Bayar Rp 25 Juta Gagal Jadi Anggota TNI

SALATIGA - Merasa ditipu karena gagal meloloskan keponakannya yang bernama Irfan (20) menjadi anggota TNI, Santoso (59), warga RT 2 RW 3, Pedurenan, Duren Jaya, Bekasi Timur, akhirnya melaporkan Joni T Hidayat (60), warga Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, Salatiga ke Mapolres Salatiga, Rabu (1/9).

Kepada petugas Santoso mengaku telah ditipu Joni dan mengalami kerugian Rp 25 juta yang akan digunakan sebagai uang pelicin untuk memasukkan Irfan menjadi anggota TNI. Joni sebelumnya telah berjanji bisa memasukkan Irfan dengan mudah kalau syarat-syarat yang dimintanya dipenuhi karena dia mengaku memiliki koneksi yang kuat.

Kejadiannya berawal pada Juli 2003, ketika Santoso kali pertama bertemu dan berkenalan dengan Joni. Pada saat itu, Joni mengatakan kepada Santoso bahwa dirinya mampu memasukkan seseorang menjadi anggota TNI, tentu dengan syarat-syarat yang telah disebutkan.

"Kalau melihat dari cerita dan bukti-bukti beberapa surat koneksi yang disodorkan kepada saya, Joni memang memiliki koneksi seorang jenderal yang bisa memasukkan seseorang menjadi anggota TNI."

Setelah mendengar ucapan disertai bukti-bukti yang kuat itu Santoso mencoba menawarkan "kabar baik" yang telah disampaikan Joni tersebut kepada keponakannya. Uang pelicin sebesar Rp 25 juta itu pun diserahkan Santoso kepada Joni dalam 4 tahap di rumah pelaku.

Celakanya, hingga akhir seleksi penerimaan anggota TNI, Irfan ternyata tidak juga lolos. Setelah menunggu sekitar setahun, korban berusaha menuntut pertanggungjawaban Joni. Korban sudah beberapa kali mendatangi rumah pelaku dan minta pengembalian uang Rp 25 juta itu. Karena tidak juga dikembalikan dengan berbagai alasan, akhirnya Santoso melaporkannya ke Mapolres Salatiga. (H2-73n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA