| Sabtu, 04 September 2004 | SEMARANG |
Berkurang, Orang Sakit selama Juni-AgustusSEMARANG-Jumlah pasien rumah sakit (RS) menunjukkan kecenderungan menurun pada periode Juni-Agustus. Dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya, penurunan periode itu mencapai 20%. Lonjakan pasien biasanya terjadi November-April. "Penurunan itu merupakan pola umum di hampir semua rumah sakit. Bukan cuma di Panti Wilasa," kata dr Daniel Budi Wibowo MKes, Direktur RS Panti Wilasa Citarum, Kamis (2/9). Sejumlah kalangan menduga penurunan jumlah pasien itu terjadi karena Juni-Agustus bersamaan dengan jadwal masuk sekolah. Diperkirakan, dana yang dimiliki setiap keluarga dialokasikan untuk itu. Akibatnya, alokasi dana untuk kesehatan agak berkurang. Namun dr Daniel memiliki data lain. Beberapa waktu lalu dia melakukan penelitian tentang proporsi pasien RS yang membayar sendiri dan yang dibayarkan pihak ketiga. Kalau benar dugaan itu, menurut dia, secara logika cuma berpengaruh terhadap pasien yang membayar sendiri. Semestinya, kata dia, pasien yang dibayarkan pihak ketiga, baik asuransi, kantor, atau pihak lain tidak terpengaruhi oleh pembayaran uang sekolah. "Nyatanya nggak begitu. Jumlah mereka yang dibayar pihak ketiga juga tetap menurun," kata dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undip itu. Kendati demikian, dr Daniel tetap mewanti-wanti agar setiap orang menjaga kesehatan pada bulan-bulan ini. Sebab, pergantian musim berpotensi menyebabkan gangguan penyakit. Menurut dia, penyakit yang paling sering dialami yakni gangguan pernapasan, baik karena debu, udara kotor, maupun yang lain. "Selain itu, juga yang kena diare. Ini kan musim pancaroba. Cuacanya nggak stabil, jadi orang gampang sakit," katanya. Karena itu, dia menyarankan semua orang menjaga kesehatan dengan makan cukup, istirahat cukup, dan memenuhi pola hidup teratur. "Juga jangan lupa menjaga kebersihan." (amp-89) |