| Sabtu, 04 September 2004 | SEMARANG |
Peka, Modal Utama Mahasiswa KKNSEMARANG- Kepekaan menangkap kebutuhan masyarakat, menurut Rektor Untag Semarang Drs ST Sukirno MS, merupakan modal yang sangat penting bagi mahasiswa dalam melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN). Sebab dengan cara itu, kata dia, mereka bisa belajar mengidentifikasi masalah dan kemudian memberikan solusi. Sukirno mengatakan hal itu saat meresmikan penggunaan jembatan yang menghubungkan RW 1 dan RW 2 Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, belum lama ini. Jembatan yang diresmikan tersebut semula hanya seleber 1 meter. Namun setelah direhab, kini berukuran 4 m x 5 m. Pembangunan kembali jembatan itu merupakan salah satu kegiatan KKN mahasiswa Untag. "Pembangunan jembatan di Ngaliyan ini bisa sebagai contoh untuk mengaplikasikan ilmunya. Jadi, mahasiswa harus memiliki kepekaan sehingga bisa bekerja sama dengan masyarakat untuk menyelesaikan masalah," ujarnya. Selain meresmikan penggunaan jembatan, rombongan rektor didampingi Bapeda Kota Semarang dan Camat Ngaliyan juga meninjau pengaspalan jalan di kelurahan setempat, serta penanaman pohon jati di Kelurahan Podorejo. Selama sebulan KKN di Kecamatan Ngaliyan, mahasiswa Untag antara lain berhasil merehab jembatan, pengaspalan jalan, pengecatan gapura, penyuluhan posyandu, pertanian, kesehatan masyaralat, perkawinan, koperasi, mengadakan sunatan massal untuk 11 anak, dan menggelar lomba rebana. Kegiatan KKN tersebut ditutup kemarin.(D4-89) |