logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 September 2004 SEMARANG
Line

Gema Demo Antipemimpin Sekuler

SEMARANG- Sejumlah aktivis yang tegabung dalam Gerakan Mahasiswa (Gema) Pembebasan Semarang, Jumat (3/9), unjuk rasa. Mereka menggelar sejumlah spanduk dan poster di sekitar bundaran air muncrat Jl Pahlawan sambil berorasi.

Poster yang mereka bawa rata-rata berisi penolakan terhadap intervensi asing dan sekularisme. Bahkan, ada penolakan terhadap koalisi nasionalis-religius.

Aksi mereka yang tergolong tertib dan pesertanya tak begitu banyak, tidak mengganggu arus lalu lintas di Jl Pahlawan. Kepada pengendara kendaraan yang lewat, beberapa aktivis membagikan pernyataan sikap dari Gema Pembebasan.

Humas Gema Pembebasan Semarang Dimas A Permadi mengatakan, pemilihan presiden telah membuat terpecahnya suara partai-partai Islam dalam menentukan kepemimpinan nasional. Partai Islam dan tokoh-tokoh muslim dinilai makin tidak jelas dalam menentukan arah perjuangannya. ''Hal itu tergambar dalam koalisi yang dibentuk partai Islam dengan partai-partai sekuler,'' katanya.

Karena itu, pihaknya menuntut partai-partai Islam melepaskan diri dari koalisi bersama partai sekuler dan memperjuangkan kepemimpinan yang sesuai dengan syariat Islam. Selain itu, menolak intervensi asing dalam menentukan kepemimpinan umat di Indonesia serta menuntut pemerintah bersikap tegas dan lugas dalam menolak setiap intervensi asing.

Dimas juga mengatakan, Gema Pembebasan mengimbau dan menyeru kepada semua komponen umat Islam untuk menolak setiap upaya yang bertujuan melanggengkan keberadaan sistem sekulerisme di Indonesia. Sebab, sistem tersebut, menurutnya, bertentangan dengan Islam dan tidak pernah memberikan tempat untuk tegaknya syariat Islam secara sempurna.

''Kami juga menyerukan pada semua umat Islam untuk bersama-sama membangun kekuatan politik tunggal, yakni melalui penegakan kembali Khilafah Islamiyah sebagai institusi yang eksistensinya menjadi bagian dari pemerintahan yang syar'i,'' katanya. (G7-89)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA