logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 September 2004 KEDU & DIY
Line

Joko dan Khafidz Bersaing

WONOSOBO - Joko Wiyono BSc (FPDI-P) bersaing ketat dengan HM Khafidz SSos (FKB) untuk menduduki jabatan ketua DPRD Wonosobo masa bakti 2004-2009. Selain calon dua fraksi terbesar di DPRD Wonosobo, H Supomo Ibnu Sahid SSos (FPG) sebagai kuda hitam, bisa saja membuat kejutan bagi saingannya.

Dalam rapat pleno DPRD dengan agenda penyampaian calon pimpinan Dewan, yang dipimpin Drs M Albar (FKB), Jumat kemarin, tiga orang kandidat pimpinan legislatif diajukan oleh FPDI-P, FKB dan FPG. Sedangkan FPP dan FPAN tidak mengajukan calon.

Juru bicara FPDI-P, Ir Sarwanto Priadhy mengajukan kader terbaiknya Joko Wiyono BSc untuk calon pimpinan DPRD. FKB melalui juru bicara Drs Ibnu Chotob mengajukan HM Khafidz SSos. Sedangkan juru bicara FPG Suyono SAg mengajukan calon H Supomo Ibnu Sahid SSos.

Keterangan yang dihimpun Suara Merdeka menyebutkan, untuk acuan pemilihan pimpinan DPRD Wonosobo, menggunakan PP No 25 tahun 2004, tentang pedoman penyusunan peraturan tata tertib DPRD. Dalam PP 25/2004, pimpinan DPRD terdiri dari tiga orang, yaitu seorang ketua dibantu dua wakil ketua DPRD. Yang berhak mengajukan calon adalah tiga fraksi terbesar.

Suara Lebih Besar

Di lingkungan DPRD Wonosobo masa bakti 2004-2009, FPDIP menempatkan 14 orang wakil, FKB 13 orang (termasuk seorang anggota dari Partai Demokrat). Sedangkan FPG, FPP dan FPAN memiliki wakil yang sama banyaknya, masing-masing enam anggota fraksi. Namun Partai Golkar dalam Pemilu legislatif, memperoleh suara lebih besar dibanding PPP dan PAN. Dengan adanya hal tersebut, maka FPP dan FPAN, meski memiliki wakil sama banyak dengan FPG, tidak mengajukan calon untuk jabatan pimpinan DPRD.

Sejumlah anggota DPRD secara terpisah menyebut, pemilihan pimpinan DPRD, khususnya jabatan ketua DPRD, diduga cukup seru. Karena tiga calon yang diajukan, belum ada yang menempatkan anggota secara mayoritas. Sehingga ketiga bakal calon tersebut dinilainya masih memiliki peluang yang sama.

FPG walau hanya memiliki enam orang anggota, tetapi jika mampu menggandeng fraksi lain, bisa saja menjadi kejutan tersendiri. Sehingga FPDIP (14 anggota) dan FKB (13), untuk bisa mengegolkan calonnya, harus melakukan pendekatan ke fraksi lain.

Agenda untuk pemilihan pimpinan DPRD, dilaksanakan Sabtu (4/9), dalam sidang paripurna Dewan. Pemilihan dilakukan secara langsung oleh 45 anggota DPRD. (P55-76)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA