logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 September 2004 EKONOMI
Line

Solo Potensial Pasar Mesin Kayu

SOLO- Kota Solo dirasakan sangat potensial untuk pemasaran mesin-mesin kayu. Sebab di Kota Bengawan dan daerah-daerah sekitarnya banyak sentra produksi mebel dan kerajinan dari kayu. Menurut agen mesin kayu, Suharmin, mesin kayu yang dijual di kota ini jenisnya mencapai ratusan.

Dari jumlah sebanyak itu, relatif sedikit yang buatan dalam negeri. Mesin-mesin kayu yang dijual itu lebih banyak diproduksi di luar negeri. "Hanya satu-dua jenis saja yang diproduksi di dalam negeri. Itu pun harganya mahal, sehingga tidak bisa bersaing,"kata dia.

Mesin buatan luar negeri itu antara lain : mesin planer (mesin pasah penebal untuk menghaluskan bagian atas kayu), wood jointer (mesin pelurus dan penyiku kayu) dan mesin wood shaper (mesin untuk membuat lis profil, lis panil dan untuk pasah kayu melengkung).

Mesin-mesin kayu seperti itu dijual Suharmin di Ruko Super Makmur, Solo Baru. Barang-barang itu diproduksi China, Taiwan dan Eropa. Meskipun telah banyak toko menjual mesin kayu, tetapi ribuan perajin di Solo dan sekitarnya masih menggunakan peralatan tradisonal dalam memproduksi mebel dari bahan baku kayu.

Mereka terpaksa bekerja mengandalkan otot, karena belum mampu membeli peralatan modern tersebut. Sebagian besar pekerjaan pembuatan mebel dilakukan dengan tangan. Hanya beberapa komponen yang tak bisa dikerjakan dengan tangan dipesan pada tukang khusus yang punya mesin. Barang itu seperti lis profil, barang-barang bubutan dan lain-lain.

Para perajin mengaku hasilnya minim, sehingga tak mungkin dapat membeli mesin-mesin kayu yang harganya mahal. "Kami belum berpikir membeli mesin kayu, karena mungkin bisa beli mesinnya, nanti bayar listriknya tidak bisa," kata Harto salah seorang perajin di Solo. (bt-82)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA