logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 04 September 2004 BUDAYA
Line

Falsafah Kosmik Bali dalam Pameran Seni Rupa

YOGYAKARTA-Kurang lebih 39 dosen dan tiga mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Bali, akan menggelar pameran Seni Rupa di Museum Widayat, Mungkid, Magelang, mulai Minggu (5/9).

Dosen dan mahasiswa yang berlatar belakang pendidikan dari ISI Yogyakarta, Universitas Udayana, ISI Denpasar, dan University of South Florida itu akan menggelar pameran selama 12 hari.

Mereka akan memamerkan 74 karya seni yang terdiri dari 22 karya kriya, 2 karya patung, 1 karya logam, 40 karya lukis, 5 karya keramik, dan 4 karya fotografi.

Menurut Dekan Seni Rupa ISI Denpasar Wayan Karja MFA, pameran ini sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dosen dan mahasiswa.

Pameran yang mengambil tema "Jejak Tradisi dalam Ekspresi Modern II" ini, tambah dia, membicarakan jejak tradisi dalam ekspresi modern pada era kontemporer.

ISI Denpasar sebagai lembaga pendidikan seni formal baru saja merayakan Dies Natalis I dan Wisuda Seni II. Dalam usia yang sangat muda, para pendidik seni mengusung pemaknaan nilai falsafah kosmik Bali.

Kosmik Bali adalah sebuah nilai masa silam yang sangat kompleks dan fundamental, terus menerus dipercaya sebagai wujud falsafah yang mengajarkan keseimbangan hidup. Walaupun tidak sedikit kekurangannya, konsep ini pun tampaknya survive dalam mengarungi beberapa gelombang perubahan zaman.

''Sehingga tidak berlebihan jika pemaknaan nilai masa lalu tetap dijadikan sebuah pedoman sesuluh dalam kehidupan sekarang dan untuk masa depan,'' jelas Wayan Karja.

Berangkat dari situlah para dosen dan mahasiswa dalam mencari "titik keberangkatan" arah pengembangan seni rupa di Bali, menggelar pameran Seni Rupa di Museum Widayat, Mungkid, Magelang.

''Pameran kali ini merupakan kesempatan bagi kami, dalam mencari jati diri yang lebih baik lagi dan terarah,'' jelas Wayan. (sgt-81)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA