logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 03 September 2004 PANTURA
Line

Hilangkan Stres dengan Menikmati Matahari Tenggelam di Pantai Depok

DEBURAN ombak dan udara sepoi-sepoi di tepi pantai sering digunakan oleh banyak orang untuk menyegarkan tubuh.Tidak sedikit orang yang datang ke pantai ketika sedang punya masalah berat. Tidak heran, pantai menjadi tempat idola bagi mereka yang ingin menenangkan diri.

Hal itu seperti yang terlihat di Pantai Depok di Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. Setiap hari banyak ditemui orang tengah melamun atau berduaan di pantai tersebut. Meski tergolong tempat wisata baru, Pantai Depok sudah menjadi tujuan beberapa orang yang ingin menikmati semilir angin pantai sambil duduk di bawah pohon kelapa.

Sebagai tempat wisata baru, Pantai Depok memang belum begitu tergarap, sehingga masih terlihat apa adanya. Fasiltas yang sudah ada hanya beberapa tempat duduk dan gapura selamat datang. Arena hiburan seperti komedi putar hampir tidak pernah diaktifkan.

Padahal, jika digarap Pantai Depok bisa menjadi objek wisata andalan karena banyak yang menyukai wisata bahari. Selain bisa menikmati deburan ombak, bermain pasir, menikmati es kelapa muda yang banyak dijual di sana, para pengunjung juga bisa menikmati segarnya bau melati. Sebab, di sekitar pantai Depok banyak dijumpai perkebunan melati.

Meski begitu, suasana pantai tetap menjadi idola bagi beberapa anggota masyarakat khususnya kaum muda. Seperti pantai lain, Pantai Depok juga menjadi incaran kawula muda untuk sekedar ngobrol atau mengakrabkan persahabatan.

"Saya suka suasana pantai karena jika ngobrol dengan teman spesial lebih romantis," ujar Leni (18), warga Wiradesa yang datang ke Pantai Depok bersama kekasihnya.

Tidak bosan

Dia mengaku suka datang ke Pantai Depok karena suasananya masih asri dan banyak lokasi yang membuatnya tidak bosan. Jika bosan duduk-duduk, dia akan pindah jalan-jalan di tepi pantai sambil bermain pasir. "Jika capai jalan-jalan kami pindah ke kebun melati, rasanya segar kembali," tandasnya.

Lain lagi menurut Wahono (38), warga Desa Pait Sragi. Dia mengaku senang dengan udara pantai karena bisa memunculkan banyak inspirasi. "Kalau sedang stres karena banyak masalah saya sering datang ke pantai. Menghirup udara pantai sambil melihat lautan lepas bisa melepaskan stres," tandasnya sambil menunjuk lautan lepas tepat di depannya.

Pada saat-saat tertentu suasana pantai memang bisa memunculkan banyak inspirasi yang bisa menyegarkan tubuh. Misalnya, pada sore hari menjelang matahari tenggelam atau pagi setelah matahari terbit, suasana di pantai menjadi romantis dan indah.

"Tubuh yang penat karena banyak masalah bisa segar kembali," ujar Wahono. (Muhammad Burhan-14e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA