logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 03 September 2004 PANTURA
Line

11 Korban Kecelakaan Bus Dipindahkan

PEMALANG - Sebelas korban kecelakaan bus Nusantara yang dirawat di RS Santa Maria Pemalang dipindahkan ke rumah sakit kota mereka masing-masing. Dari seluruh korban itu hanya satu orang yang masih tinggal, karena kondisinya kritis dan belum ada keluarganya yang menjenguk.

Pengangkutan para korban dilakukan kemarin siang dengan beberapa ambulans yang diusahakan oleh pengurus bus Nusantara. Petugas rumah sakit menyatakan, mereka dirujuk agar memudahkan perawatan. Sebab mereka dirawat di dekat tempat tinggal masing-masing.

Sementara itu yang tetap tinggal di RS Santa Maria hingga kemarin adalah korban bernama Moh Solichin (38) alamat Desa Palang Wetan RT 3 RW 2, Kecamatan Welahan, Jepara. Hingga kemarin kondisinya belum sadarkan diri dan kritis. Napasnya tersengal-sengal dan ngorok. Adapun keluarganya belum ada yang menjenguk.

Seperti diberitakan kemarin, kecelakaan itu terjadi di jalur pantura Desa Demangharjo, Kecamatan Warurejo, Kabupaten Tegal. Bus Nusantara K-2736-AB yang membawa 22 penumpang menabrak truk gandeng L-7411-MU yang sedang parkir di sebelah utara jalan. Sebelum menabrak, bus menghindari sepeda motor yang memotong jalan.

Pengemudi bus Nusantara Mintarso (40) alamat RT 3 RW 4, Desa Daren, Nalumsari, Jepara menuturkan, bus saat itu menghindari sepeda motor yang awalnya berjalan beriringan, tetapi tiba-tiba memotong jalan ke kanan. Bus menghindar ke kiri jalan. Namun roda turun dari badan jalan. Laju bus pun tak terkendali lagi sehingga menabrak truk gandeng.

Mintarso menyatakan, pengemudi bus ada dua, yaitu dirinya dan Galih, alamat Tlogowungu, Pati. Dia mengemudikan bus dari terminal Pulogadung Jakarta hingga rumah makan Subang. Jumlah penumpang seluruhnya 22 orang. Dari rumah makan itu sopir digantikan oleh Galih hingga kecelakaan itu terjadi.

Korban Solichin yang masih kritis hingga kemarin, kata dia, saat itu duduk di kursi belakang sopir. Ketika terjadi benturan dengan truk, korban terpental ke luar menabrak kaca hingga pecah. Korban lainnya yang luka berat adalah kernet bus, Lukas Atriadi. Sebuah tangannya putus tergencet pintu bus.(sf-14i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA