SUARA MERDEKA
 
INDEKS PEMILU 2004 Kamis, 02 September 2004

JAKARTA- Hasil jajak pendapat Soegeng Sarjadi Syndicated (SSS) menyebutkan, pasangan Megawati-Hasyim Muzadi kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla (SBY-Kalla). Direktur Eksekutif SSS Dr Sukardi Rinakit ketika menjabarkan hasil poling yang digelar pada 14-26 Agustus di 17 provinsi (21 kota dan 19 kabupaten)

SURABAYA- Anggota Fraksi PDI-P di DPR RI Permadi SH menyatakan, capres PDI-P Megawati Soekarnoputri siap berdebat dengan capres Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), asalkan tidak saling menyerang dan saling menjelek-jelekkan. "Soal debat Mega-SBY itu terserah KPU.

YOGYAKARTA- Dalam rangka mengantisipasi munculnya berbagai konflik dalam pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) putaran kedua, Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Pusat mengadakan rapat kerja nasional (rakernas) di Yogyakarta. Yang akan dibahas oleh Ketua Panwas Pusat Prof Dr Komaruddin Hidayat adalah soal anggota legislatif terpilih yang bermasalah dan sudah dilantik.

 

JAKARTA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) membatasi durasi penayangan iklan di media massa untuk pasangan capres dan cawapres. Untuk televisi, setiap hari hanya diizinkan berdurasi 20 menit. Sementara itu untuk media cetak, penyelenggara pemilu membatasi tidak boleh melebihi setengah halaman surat kabar, majalah, atau buletin.

JAKARTA- Sikap tiga tokoh Partai Golkar yang terlibat dalam pembentukan Forum Pembaharu Partai Golkar yakni Fahmi Idris, Marzuki Darusman, dan Jusuf Kalla dinilai telah melanggar keputusan organisasi. Oleh karena itu DPP hendaknya menjatuhkan sanksi kepada mereka.

 

TASIKMALAYA- Calon presiden dari Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (1/9), mengunjungi pengasuh Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Tasikmalaya, KH Ilyas Ruchiyat. Dia datang untuk meminta nasihat dari ulama yang juga Muhtasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

SEMARANG- Sebuah wadah baru yang akan total mendukung salah satu pasangan capres-cawapres pada pemilu presiden dan wakil presiden putaran kedua muncul di Jateng. Mega-Hasyim (MH) Fans Club Korwil Jateng, nama organisasi itu, Rabu (1/9) dideklarasikan di Hotel Pandanaran Semarang, menyusul telah terbentuknya cikal organisasi itu di tingkat pusat pada 1 Agustus lalu.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA