| Kamis, 02 September 2004 | PEMILU 2004 |
Siap Debat asal Tak Saling SerangSURABAYA- Anggota Fraksi PDI-P di DPR RI Permadi SH menyatakan, capres PDI-P Megawati Soekarnoputri siap berdebat dengan capres Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), asalkan tidak saling menyerang dan saling menjelek-jelekkan. "Soal debat Mega-SBY itu terserah KPU, Bu Mega sebenarnya siap berdialog dengan SBY tapi berdialog yang benar, yakni jujur, tidak saling serang, dan tidak saling menjelek-jelekkan," kata anggota Komisi I DPR RI itu di Surabaya, Rabu. Seusai berbicara dalam seminar Daftar Inventaris Masalah (DIM) RUU TNI yang digelar Pusat Studi HAM Unair Surabaya di Lembaga Penelitian (Lemlit) Unair Surabaya, dia menjelaskan, KPU merupakan pihak yang berwenang menggelar debat atau dialog capres. "Kalau di luar KPU ya nggak berhak, karena aturannya memang begitu. Saya kira kalau tidak saling menghantam dan tidak saling menjelekkan, Bu Mega siap-siap saja untuk berdialog seperti dalam pilpres putaran pertama yang lalu." Sebelumnya di Jakarta (31/8) SBY mengeluarkan tantangan kepada capres PDI-P Megawati. "Mestinya, pihak Ibu Mega dengan pihak saya atau Ibu Mega dengan saya dapat berada dalam satu forum, sehingga rakyat tahu bagaimana pikiran masing-masing kami berdua dalam memecahkan masalah bangsa," kata SBY saat itu. Dalam kesempatan itu, SBY juga berharap KPU akan memfasilitasi debat antara dirinya dan Mega. "Kami berharap betul agar KPU menyiapkan sebuah forum agar Ibu Mega dan saya dapat berkomunikasi secara luas dengan publik. Dengan begitu, masyarakat yang berhak memilih bisa memiliki bahan pertimbangan secara utuh," katanya.(ant-83) |