logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 02 September 2004 OLAHRAGA
Line

Jatim Protes Keras, Jateng Gagal

PALEMBANG-Ofisial tim senam Jatim mengajukan protes keras kepada panitia pertandingan menyangkut hasil babak final nomor lantai putra. Protes keras dilayangkan, karena mereka merasa dicurangi atas penilaian skor akhir untuk Devri Chandra N.

Di cabang ini, dua pesenam putri Jateng yang lolos ke babak final, yakni Nuri Tri Astuti di nomor meja lompat dan Helda Sulistina di nomor balok keseimbangan gagal mempersembahkan medali untuk tim

Jateng. Lawan-lawan mereka dari DKI Jakarta, Riau, Jatim, Sumbar, dan lainnya terlalu tangguh bagi mereka.

Di nomor balok keseimbangan, medali emas direbut Dewi Prahara dari Riau dengan 8,425, perak oleh Nefi Nurbaiti dari DKI Jakarta dengan 7,600, dan perunggu oleh pesenam Sumbar Nancy Putri Yulis dengan 7,525.

Manajer Tim Jatim Wahyudi kepada wartawan di GOR Jakabaring, Rabu kemarin (1/9) menyatakan, langkah protes itu mereka ajukan setelah melihat penampilan Devri Chandra yang tampak lebih baik dibanding atlet Jabar ErrisRizkiawan.

Menjatuhkan Badan

Pesenamnya tersebut mampu memperagakan gerakan secara apik. Saat mengakhiri, dia mampu menjatuhkan badannya secara sempurna.

Kenyataannya, berdasar scoring yang dikeluarkan setelah dilakukan penilaian oleh para juri, ternyata nilainya kalah dibanding pesenam Jabar, yang tampil kurang sempurna ketika mengakhiri gerakannya.

Kenyataan itu langsung mengundang protes Wahyudi. Dia maju ke meja panitia dan menyatakan hasil penilaian yang diberikan tim juri tak bisa diterima Jatim.

''Apapun hasil keputusan nanti, kita tetap keberatan dengan penilaian yang diberikan. Saya nggak tahu apakah protes yang kita layangkan tersebut direspon panitia atau tidak,'' lanjutnya.

Protes tim senam Jatim di PON XVI Palembang kemarin adalah yang pertama dilakukan.

Sebelumnya tak ada tim senam atau tim cabang olahraga lainnya memprotes keputusan juri atau wasit menyangkut hasil pertandingan.

Berdasar hasil pertandingan final senam, Jatim hanya mampu merebut satu medali emas pada nomor gelang-gelang oleh Zahari.

Dia mengumpulkan nilai 9,125. Medali perak direbut Jonathan M Sianturi dengan 8,875 (DKI Jakarta), dan perunggu oleh Harun F Rangkuti dengan 8,825 (DKI Jakarta).

Jatim juga menambah medali perak pada nomor meja lompat oleh pesenam putrid Astrida Nila K. Diamengumpulkan nilai 8,225.

Sedang medali emas direbut atlet Sumbar Riri Wulandari dengan 8,250 dan perunggu oleh pesenam Riau, Dewi Prahara dengan nilai 8,112.

Tambahan medali perunggu untuk senam Jatim dipersembahkan Sukma Anggraini melalui nomor palang bertingkat.

Di nomor ini, medali emas direbut Afrina Suryani dari Sumut dengan 7,750 dan medali perak oleh Nefi Nurbaiti dari DKI Jakarta dengan 7,450.(G14-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA