| Kamis, 02 September 2004 | OLAHRAGA |
Layanilah Atlet dengan BaikPALEMBANG -Menjelang dimulainya secara resmi PON XVI yang dibuka sore nanti, Wakil Ketua Bidang III HB Bahreisy Gozali mengingatkan kepada seluruh pengurus KONI Jateng, kalangan pengda dan ofisial cabang agar bahu-membahu untuk menyukseskan target Jateng masuk tiga besar PON. Salah satu caranya adalah dengan memberikan pelayanan yang maksimal kepada para atlet yang akan bertanding. "Kita di sini (Palembang - Red) untuk melayani atlet, bukan untuk jalan-jalan atau mencari kesenangan. Jadi berikanlah pelayanan yang maksimal kepada mereka," katanya kepada Suara Merdeka, kemarin. Dia merasa perlu mengingatkan kepada para pengurus dan ofisial yang telah hadir di Palembang, karena khawatir ada pihak-pihak yang memanfaatkan perjalanan ke Palembang itu untuk hura-hura. "Jika hanya untuk bersenang-senang, justru akan mengganggu ketenangan atlet. Maka kalau motivasinya berekreasi, lebih baik pulang atau tidak usah ke Palembang," tandasnya. Ketika ditanya apakah ada ofisial atau pengurus yang melakukan penyimpangan, Gozali membantah. Menurutnya, pengurus KONI dan ofisial Jateng bertingkah laku baik. "Tidak ada yang menyimpang. Namun tidak ada salahnya jika saya mengingatkan sebelum kejadian yang tidak diinginkan terjadi," tuturnya. Gubernur Dia juga sangat berterima kasih kepada Gubernur Mardiyanto yang telah memberikan perhatian besar terhadap kontingen Jateng. Diungkapkannya, Gubernur sudah meninjau perkampungan atlet dan menjemput rombongan kloter III (Senin) di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. "Ya kita yang di lapangan ini harus menghargai perhatian Pak Gubernur. Jangan sampai kita mengecewakan," katanya. Gubernur di sela-sela kesibukannya merencanakan untuk kembali meninjau kontingen pada saat berlangsungnya PON. Perhatian besar itu diharapkan mampu mendongkrak semangat atlet dalam bertanding sehingga bisa mencapai hasil terbaik. Mengenai bonus kepada atlet dan pelatih, Gozali menyebut sudah disiapkan sesuai yang telah dijanjikan. Namun demikian, dia pun berpesan kepada atlet agar saat bertanding tidak memikirkan bonus, namun kemenangan dalam perjuangan. "Bonus atau hadiah lain, pasti akan datang dengan sendirinya ketika kita sudah berjuang maksimal dan membuahkan hasil tertinggi. Fanatisme itulah yang harus ditonjolkan dalam bertanding," tegasnya. (A4-22) |