| Kamis, 02 September 2004 | OLAHRAGA |
Ipong Cedera, Purwo MasukSEMARANG - Cedera tangan yang dialami petenis meja PON Jateng, Ipong Hartanto membuat dia gagal berangkat ke Palembang. Posisi Ipong digantikan Purwo Wijayanto. Ketua Harian Pengda PTMSI Jateng Ir M Farchan mengemukakan hal itu, kemarin. Dia mengatakan, saat ini tim putra-putri Jateng telah berada di Palembang dengan bimbingan pelatih Eddy Pramudji dan Dustamat Jayawiguna sebagai asisten. Dengan absennya Ipong, tim putra bermaterikan Hadi Yudoprayitno, Anton Suseno, Yon Mardiono, dan Purwo. Sementara tim putri diperkuat kuartet Wahyuningrum, Nanik Diah, Arista, dan Anisa. "Kondisi Ipong tak memungkinkan untuk main, sehingga Purwo dipilih sebagai pengganti. Pergantian ini tak begitu berpengaruh, karena kekompakan mereka tetap terjaga," tegas Farchan. Meski masih berada di Semarang, dia terus memantau perkembangan Hadi Yudo dan kawan-kawan. Salah satu yang menjadi masalah adalah soal logistik. Para pemain tak dapat memanfaatkan jatah makan pagi, siang dan malam, karena waktunya berbenturan dengan jadwal pertandingan. Waktu jatah makan yang disediakan panitia adalah pukul 09-12.00, 14.00-16.00 dan 18.00-20.00. Jam-jam itu merupakan waktu pertandingan di cabang pingpong. "Dengan kondisi itu, tim Jateng terpaksa harus mencari makan di luar. Biaya makan itu ditanggung tim, karena di luar tanggung jawab KONI dan panitia pelaksana PON," paparnya. Dia menambahkan, persoalan itu kelihatannya sepele, tetapi bisa berakibat fatal jika tak segera diatasi. Untuk mengatasi hal tersebut, dia harus mengeluarkan biaya dari kantong sendiri. "Saya jadi pengurus tenis meja sudah lama, jadi urusan nombok dan lain-lain itu biasa," ungkap pegawai Pemkot Semarang ini. Tentang peluang meraih medali emas, dia mengatakan, nomor beregu putra dan ganda campuran mempunyai kans terbesar. Peluang lain juga terbuka di tunggal putra yang mengandalkan Hadi dan Yon. "Di tenis meja, sulit untuk memprediksi siapa yang akan tampil sebagai juara. Namun kami optimistis anak-anak bisa mencuri medali emas," ujarnya. (A7-59) |