logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 02 September 2004 MURIA
Line

Tujuh ABK KM Berkat Dikirim ke Surabaya

REMBANG -Tujuh anak buah kapal (ABK) KM Berkat Ilahi yang diselamatkan oleh para nelayan Desa Tasikagung Kecamatan Kota Rembang setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Bawean (Jatim), kemarin dikirim ke Lantamal III Surabaya. Mereka akan dipertemukan dengan pemilik kapal H Syahul asal Bangkalan Madura.

Dua petugas Pos Kamla Rembang Serka Marinir Sudarto dan Yulianto menjelaskan, secara umum kesehatan ketujuh awak kapal nahas itu cukup baik. Mereka dikirim ke Surabaya dengan didampingi staf intel Lantamal III yang bertugas di Pos Kamla Rembang Serka Marinir Agus S.

Kenapa harus dikirim ke Surabaya? Sudarto menjelaskan, hal itu karena musibah yang menimpa tujuh ABK tersebut terjadi di wilayah perairan Lantamal III Surabaya. ''Langkah ini hanya sebagai upaya memudahkan penyidikan guna mencari penyebab kecelakaan. Lagi pula secara hukum, perairan Bawen masuk wilayah kerja Lantamal III Surabaya,'' katanya.

Sebelum berangkat ke Surabaya, mereka menyempatkan diri berpamitan kepada Suraji, nakhoda KM Bintang Anugrah yang menolongnya ketika mereka terapung di perairan Bawen. Pada saat berpamitan mereka teringat musibah yang hampir merenggut jiwa mereka, sehingga beberapa orang di antaranya menangis. ''Kami tak akan melupakan jasa Pak Suraji yang telah menyelamatkan nyawa kami,'' ujar salah satu ABK yang terkena musibah itu.

Sudarto menambahkan, meski kesehatan mereka baik, kondisi mental mereka sedikit terganggu. Mereka sepertinya masih teringat akan peristiwa yang baru terjadi, sehingga mengalami trauma yang cukup berat.

Seperti diberitakan, tujuh ABK Sopek KM Berkat Illahi yang dinakhodai Arzaini (30) warga Desa/Kecamatan Sepuluh Bangkalan Madura terkatung-katung sehari semalam di perairan timur laut Pulau Bawean masuk Kabupaten Gresik Jatim, setelah kapal yang mereka tumpangi pecah dan tenggelam akibat dihantam ombak besar. Beruntung, setelah dua hari terapung di lautan mereka diselamatkan nelayan Tasikagung yang saat itu sedang mencari ikan diperairan dekat lokasi kejadian. (jl-90e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA