logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 01 September 2004 SALA
Line

Penyambutan Tia Menuai Kritik

KOTA- Tidak bisa dipungkiri, keberhasilan Tia membawa nama Solo ke tingkat nasional melalui Akademi Fantasi Indosiar (AFI) 2. Tak ayal, Wali Kota Surakarta H Slamet Suryanto melangsungkan beberapa pergelaran meriah untuk menyambut bintang baru tersebut.

Namun di balik itu, muncul suara sumbang dari beberapa kalangan seniman yang menganggap sambutan yang dilakukan Pemkot Surakarta pada gadis yang masih tercatat sebagai mahasiswi Akademi Keuangan dan Perbankan (AUB) itu berlebihan.

"Masyarakat Solo senang sekali Tia bisa berprestasi membawa nama Solo. Namun kok rasanya Pemkot berlebihan dalam memberikan sambutan kepada Tia dan ke-12 bintang AFI 2. Di sisi lain, masyarakat lainnya yang prestasinya tak kalah dengan Tia, justru tak mendapat perhatian," ujar seorang seniman yang enggan disebutkan namanya kepada Suara Merdeka, kemarin.

Menurut seniman tradisional itu, bukan hanya Tia yang berprestasi dan berhasil mengangkat nama Solo di tingkat nasional. Dia mencontohkan, beberapa atlet Solo yang diberangkatkan dalam pekan olahraga daerah (porda). Demikian juga duta seni dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang berangkat mewakili Solo pada Festival Seni Jawa - Madura di Surabaya beberapa waktu lalu.

Selain berprestasi, mereka juga mewakili Solo dalam kancah nasional. Namun nasib mereka jauh berbeda dari Tia yang telah memenangi AFI 2. Warga berprestasi itu bahkan gagal menemui orang nomor satu di Pemkot Surakarta tersebut.

"Pak Wali rela datang ke Jakarta untuk mendukung Tia, datang ke acara nonton bareng, bahkan menjanjikan iming-iming hadiah pada Tia. Bagaimana dengan yang lain? Jangankan memperoleh sangu, bertemu Wali Kota untuk pamitan saja susah," katanya.

Seniman itu mengharapkan Pemkot bersikap arif terhadap warga masyarakat yang berprestasi. Dia memahami Tia merupakan idola warga Solo. Namun dia berharap masyarakat lainnya yang juga prestasi, bahkan melebihi, tetapi tidak menjadi idola publik, juga semestinya diperhatikan.

Sementara itu, Wali Kota membantah anggapan pilih kasih dalam penyambutan Tia dengan warga lain yang berprestasi. Selaku Wali Kota dirinya memberikan dorongan pada semua warganya untuk berprestasi. Dia memberikan penghargaan pada siswa berprestasi dari SMU Negeri 1 yang akan berangkat ke luar negeri beberapa waktu lalu.

Sedianya, Pemkot akan menggelar konvoi ke-12 bintang AFI 2 yang di dalamnya akan ikut serta pula warga Solo yang juga meraih penghargaan. Namun lantaran mepetnya waktu, hal itu urung dilakukan. Mereka akhirnya hanya dijamu makan siang.

"Tidak benar kalau ada pilih kasih dalam perlakuan Pemkot kepada Tia dan masyarakat lain. Kami juga sudah mengundang warga berprestasi untuk datang ke Balai Kota. Kapan pun mereka ingin bertemu saya atau minta dukungan, saya juga siap," tandasnya. (sri,G18-17i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA